Jumat, 21 April 2023
Bacaan : Yohanes 16 : 8-15
TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; (Bilangan 6:24-25)
Luka-luka dalam hidup Anda membawa pesan: “Kamu tidak berharga.” “Kamu terlalu… kamu kurang…” “Kamu mengecewakan.” “Kamu menjengkelkan.” Karena pesan itu disampaikan dengan rasa sakit, maka terasa benar. Pesan-pesan itu membekas di hati Anda. Maka Anda menerima pesan itu sebagai fakta. Anda menerimanya sebagai vonis atas diri Anda.
Janji yang Anda deklarasikan saat masih anak-anak bertindak seperti perjanjian yang kuat dengan pesan dari luka-luka Anda. “Baiklah. Kalau memang begitu, maka aku akan hidup dengan cara seperti itu…” Janji masa kecil itu sangat berbahaya. Anda harus menolak pesan-pesan dari luka itu. Itu adalah cara untuk membuka pintu bagi Yesus. Perjanjian mengunci pintu dari dalam. Menolak perjanjian itu berarti akan membukakan kunci pintu itu bagi Dia.
Sahabatku, duduklah bersama Yesus dan mintalah pengampunan karena Anda telah menerima kebohongan itu. Buanglah semua itu. Ia menyebut Anda sebagai KesayanganNya. SahabatNya. Ia melihat Anda dan akan terus mengejar Anda. Buatlah perjanjian dengan kebenaranNya.
~***~
Mungkin Anda sudah melakukan ini setelah renungan kemarin, namun, mematahkan perjanjian seringkali harus dilakukan berulang-ulang dan dibutuhkan sikap “keras kepala”. Jadi berdoalah lagi: Tuhan Yesus, aku menolak semua perjanjian yang pernah aku buat dengan pesan-pesan negatif tersebut selama ini. Nyatakanlah kebenaran itu, ya Roh Kebenaran.
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

