Mengagungkan Tuhan

Minggu, 25 Desember 2022

Bacaan : Lukas 1 : 46-55

Lalu kata Maria: “Jiwaku memuliakan Tuhan, (Lukas 1:46)

Seseorang pernah mengatakan sesuatu bertahun-tahun yang lalu yang terus menempel di kepala saya. Ia menjelaskan bahwa Natal itu memperbesar segala sesuatu. Kalau hal-hal dalam hidupmu baik, maka Natal akan memperbesar kebaikan itu. Apa yang baik menjadi lebih baik. Keluarga yang baik menjadi luar biasa. Pesta yang asyik menjadi fantastis. Kenangan yang indah menjadi lebih baik lagi. Natal memperbesar hal-hal yang baik.

Tetapi sayangnya, Natal juga dapat memperbesar hal-hal yang sulit. Jika Anda sedang bergumul, musim Natal dapat membuat pergumulan itu menjadi semakin intens. Stres karena masalah keuangan terasa berat di waktu kapan pun. Tetapi di bulan Desember, rasanya tak tertahankan. Hubungan yang kurang baik dengan keluarga besar tidak pernah terasa menyenangkan. Dan ini semakin terasa di masa-masa hari raya. Jika Anda biasa berjuang dengan kesendirian, masa Natal mungkin adalah saat paling kesepian yang dapat dirasakan.

Daripada hanya berfokus pada diri sendiri di Hari Natal, dengan apa yang Anda dapatkan dan Anda berikan, seberapa banyak yang Anda makan, siapa yang Anda temui, bagaimana penampilan anak-anak Anda, saya mendorong Anda untuk berfokus kepada Kristus. Hari ini rayakanlah anugerah terbesar sepanjang sejarah, kelahiran Juruselamat Anda.

Saat Anda fokus kepada Yesus, sembahlah Allah atas kebaikanNya, kasihNya, dan pengorbananNya. Kita diperintahkan untuk memuliakan Tuhan, mengagungkan Dia. Apa artinya? Mengagungkan berarti membuat jadi lebih besar. Bagaimana jika Anda menjadikan Tuhan sebagai bagian yang lebih besar dalam hidup Anda? Bukan hanya di hari Natal, namun setiap hari. Bagaimana jika Anda mengijinkan kebaikanNya, kehendakNya, serta rancanganNya memenuhi pikiran Anda? Bagaimana jika Anda menjadikan hadiratNya sebagai prioritas terbesar dalam hidup Anda?

Jika ada hal-hal yang ingin Anda perbesar di Natal ini, besarkanlah Tuhan.

DOA KEKUATAN

Aku mau berfokus kepadaMu, Tuhan—bukan hanya pada hadiah-hadiah, perayaan, dan dekorasi Natal. Hari ini biarlah jiwaku memuliakan kehadiranMu saat aku merenungkan keajaiban kelahiran PuteraMu, Yesus, dari seorang perawan.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top