Selasa, 30 Mei 2023
Bacaan : 1 Samuel 3 : 1-14
… Dan Samuel menjawab: “Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar.” (1 Samuel 3:10)
Saya merasa bahwa hampir mustahil untuk mendengar suara Tuhan di bawah tekanan, seperti, Aku harus mendengar dan mendengarnya sekarang! Ini sama halnya dengan mengatakan pada diri sendiri: Aku harus bisa tidur nyenyak malam ini! Anda pasti tahu hasilnya akan seperti apa.
Saat Anda bertumbuh dalam keintiman dengan Allah, kemampuan Anda untuk mendengar suaraNya akan bertumbuh. Untuk membantu membangun percakapan yang intim, mulailah dengan pertanyaan ya atau tidak. Menyingkirlah ke tempat yang tenang. Buka hati Anda untuk jawaban apapun yang Dia berikan. (Ini adalah bagian yang indah dari belajar untuk mendengarkan. Bersikap terbuka akan memperdalam kekudusan Anda dan memperdalam keintiman Anda dengan Allah.) Ulangi pertanyaan saat Anda berdoa dan mendengarkan—ini akan menolong Anda untuk fokus. Bawa hati Anda dalam penyerahan kepada Tuhan, yang akan mempersiapkan Anda untuk mendengar.
Latihan lain yang bisa menolong adalah pertama-tama bertanyalah kepada Tuhan pertanyaan yang Anda tahu jawaban alkitabiahnya. Sebagai contoh, bertanyalah, “Yesus, apakah Engkau mengasihiku?” Kitab Suci telah menjawab hal itu—ya—tanpa diragukan lagi. Yesus akan segera menjawab, Tentu saja Aku mengasihimu. Ini akan menolong Anda untuk masuk dalam inti hubungan dengan Tuhan. Dia mengasihi Anda. Dari situ, Anda akan lebih percaya diri dengan pertanyaan lain yang lebih spesifik.
~***~
Ambillah waktu untuk mendengar suara Tuhan. Tenangkan diri Anda. Ajukanlah pertanyaan yang sederhana, tapi mungkin mendalam. Dengarkan Ia menjawab. Biarkan jawaban Tuhan menjadi jangkar bagi jiwa Anda hari ini.
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

