Selasa, 6 Desember 2022
Bacaan : Lukas 1 : 26-38
Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. (Lukas 1:30-31)
Dapatkah Anda bayangkan Anda sedang mengerjakan rutinitas harian Anda lalu tiba-tiba muncul seorang malaikat? Dan sungguh bijaksana malaikat itu memberi tahu Anda supaya tidak takut karena Anda mendapat kasih karunia di hadapan Allah. Seperti dipanggil ke kantor kepala sekolah tetapi bukan karena kenakalan melainkan karena kelakuan baik. Tetapi kemudian malaikat itu memberikan kejutan yang lebih besar—”Oh ya, kamu akan mengandung dan melahirkan bayi laki-laki, dan kamu harus memberiNya nama Yesus.”
Bagaimanapun, Maria tetap berusaha tenang sekalipun ia tidak mengerti bagaimana mungkin ia akan mengandung tanpa seorang laki-laki. Ia masih perawan dan sangat menghormati Allah serta mendapat kasih karunia di hadapanNya karena menyerahkan segenap hatinya kepada Allah. Tetapi saya kira mungkin Maria tidak menyangka betapa besarnya peranan yang Tuhan percayakan kepadanya. Inilah saatnya—saat yang dinanti-nantikan oleh orang Yahudi, dan umat manusia sepanjang sejarah—kelahiran Sang Mesias.
Meskipun tanpa mengetahui sepenuhnya akan hal-hal detil yang akan terjadi selanjutnya, Maria tetap menjawab ya. Bukannya membuat alasan atau mengajukan banyak pertanyaan, seperti yang Anda dan saya mungkin akan lakukan, Maria menerima peranan yang Tuhan berikan kepadanya. Ia bersedia. Ia menyerahkan kehendaknya kepada kehendak Tuannya.
Saat Anda mengerjakan rutinitas harian Anda hari ini, lihat dan carilah bagaimana Tuhan ingin memakai Anda di dalam kisahNya.
DOA KEKUATAN
Terima kasih Tuhan, karena Engkau melibatkan aku di dalam rancanganMu untuk memberkati sesamaku dan memberitakan kabar baik. Aku bersedia, Tuhan, dan aku mau Engkau memakaiku.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

