Selasa, 28 Maret 2023
Bacaan : 1 Petrus 1 : 13-16
Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus. (1 Petrus 1:13)
Setiap kali gereja bergumul untuk memahami atau menemukan harta iman, selalu merupakan ide yang baik untuk kembali kepada apa yang dikatakan oleh Yesus sendiri tentang hal tersebut. Lagi pula, ini adalah kisahNya. Ini adalah pengajaranNya akan pengharapan pembaruan segala sesuatu. Janji ini, harapan terbesar ini, telah membawa kita ke sebuah perjalanan yang luar biasa. Di manakah tepatnya Yesus mau kita meletakkan pengharapan masa depan kita?
Yesus mau supaya kita menginterpretasikan kisah dari sudut pandang kedatanganNya kembali.
Surga itu sangat, sangat berharga. Surga adalah Firdaus Allah. Namun—saya mengatakan ini dengan hormat dan hati-hati—surga bukanlah sesuatu yang paling diantisipasi bahkan oleh para penulis Perjanjian Baru, melainkan kedatangan Yesus kembali. “Dialah yang kita nanti-nantikan dengan rindu” (Filipi 3:20—BIMK)
Pengharapan dan penantian terbesar dari iman Kristen terfokus pada satu peristiwa yang dramatis dan menakjubkan, tiba-tiba bagaikan sambaran petir, tajam bagaikan mata pedang: kedatangan Yesus kembali ke dunia, dan dengan itu, pemulihan segala sesuatu. Keduanya dipersatukan, seperti Allah Bapa dan Allah Anak adalah satu—pemulihan segala sesuatu menantikan kedatangan Tuhan kita, dan kedatangan Tuhan kita akan memulai pemulihan segala sesuatu.
~***~
Sudahkah Anda menaruh pengharapan dan penantian Anda pada kedatangan Yesus yang semakin dekat? Jika tidak, mengapa tidak?
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

