Memulai Masa Doa 40 Hari

Kamis, 13 Agustus 2020

Bacaan :  Matius 6 : 5-15

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. (Yakobus 5:16)

Sekarang saatnya bagi Anda untuk mencari Allah. Saya mengundang Anda untuk menginvestasikan waktu 40 menit sehari selama 40 hari berturut-turut untuk masuk ke dalam hubungan yang lebih intim dengan Tuhan. Sebelum memulainya, ingatlah bahwa Anda pertama-tama harus menggunakan pola pikir iman. Ada perbedaan besar antara sekedar percaya, yang merupakan hal penting, dan percaya yang berhubungan dengan harapan yang kuat. Saat harapan ada, harapan itu akan menghasilkan tindakan yang sesuai. Anda perlu mempraktekkan iman Anda dan salah satu perbuatan terbesar yang saya tahu adalah bersyafaat bagi orang lain yang membutuhkan.

Pola iman berdoa dengan bijak berdasarkan firman Allah dan berdasarkan janjiNya. Salah satu janji Allah ditulis dalam Yakobus 5:16. Dikatakan bahwa jika kita mendoakan kebutuhan orang lain, Allah akan memenuhi kebutuhan kita.

Selama lebih dari 25 tahun pekerjaan pelayanan saya, saya telah mendoakan ribuan permohonan. Saat saya mendoakan kebutuhan orang lain, saya mendapati bahwa kebutuhan pribadi saya juga dipenuhi. Putuskan untuk menginvestasikan sebagian dari masa doa 40 hari Anda ke dalam kehidupan setidaknya 1 orang lain. Seperti halnya kebutuhan saya yang terpenuhi ketika pertama kali saya memberikan waktu khusus 40 hari kepada Allah, kebutuhan saya terus terpenuhi setiap kali saya memberikan waktu khusus 40 hari kepada-Nya dan bersyafaat bagi seseorang yang sedang menderita.

Memberikan waktu khusus Anda setiap hari kepada Allah mungkin sulit untuk pertama kali, khususnya jika Anda tidak suka bangun pagi. Namun, berulang kali, orang yang memberikan waktu khusus mereka setiap hari kepada Tuhan melihat Dia secara supernatural menambah sisa waktu mereka hari itu. Hal ini diwujudkan dalam bentuk campur tangan dan penyertaan Bapa dan investasi saat teduh kita tidak sia-sia. Saya punya saat teduh pada pagi hari, dan Allah terus menjumpai saya selama sisa waktu yang saya jalani hari itu.

Ini adalah waktu istimewa yang Anda sisihkan untuk bersekutu bersama Allah dan mendengar suara hatiNya. Ini adalah waktu yang istimewa bagi Anda untuk mencari Dia dan mengenalNya melalui cara yang istimewa. Waktu akan berlalu, jadi mengapa tidak memberikan 40 hari berikutnya bagi Allah?

Saat Anda menjalankannya, saya yakin Anda akan melihat perubahan besar dalam hidup Anda. Bagaimana bisa saya membuat pernyataan seberani ini? Karena tidak mungkin Anda bisa menghabiskan waktu yang dikhususkan seperti itu bersama Tuhan dan tidak mengenalNya secara lebih banyak, mendalam, dan pribadi.

Memberikan waktu 40 hari kepada Allah, menghabiskan waktu berkualitas bersamaNya, akan menyebabkan pemahaman Anda mengenai Dia dan cara-caraNya menjadi begitu nyata bagi Anda. Selama 40 menit Anda bersama Tuhan setiap hari, saya mendorong Anda memberiNya waktu untuk berbicara kepada Anda. Doa adalah dialog, bukan monolog. Jangan terjebak untuk terus berbicara. Allah ingin menceritakan rahasia kerajaanNya kepada Anda. Untuk memahami rahasia-rahasia itu, Anda harus menjadi pendengar yang baik.

Juga, ijinkan Allah untuk berkarya melalui Anda. Bertanyalah kepadaNya cara berdoa dan apa yang harus Anda doakan. Dia akan membimbing Anda berdoa secara khusus.

Pastikan bahwa masa doa 40 hari Anda adalah waktu istimewa yang Anda siapkan untuk bersekutu dengan Allah yang selalu menepati janji dan menjauhkan semua gangguan. Nikmati perjalanan Anda. Dan ingat, doa lebih penting.

“Doa bukanlah memaksa Allah mengikuti kehendakku, melainkan menyelaraskan kehendakku dengan kehendak Allah, sehingga karyaNya bekerja di dalam dan melalui aku.” 

E. Stanley Jones

From “Give Me 40 Days” by Freeda Bowers

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top