Selasa, 28 Februari 2023
Bacaan : Lukas 9 : 23-25
Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. (Lukas 9:23)
Ini membantu untuk memahami mengapa Yesus terus menunjukkan “perbatasan baru” kepada Anda. Ketika Anda berpikir bahwa Anda telah menguasai dunia batin Anda dengan cukup baik, Yesus menunjukkan sesuatu yang lain yang butuh disembuhkan. Dan pernahkah Anda berpikir mengapa hal-hal selalu berubah—mengapa Allah mengatur batas-batas baru untuk selalu muncul dalam hidup Anda? Karena Allah sedang membuat Anda bertumbuh.
Pemahaman bahwa Allah sedang membuat kita bertumbuh akan mengubah ekspektasi kita. Ketika Anda datang ke gym, Anda tidak kaget atau kesal ketika pelatih mendorong Anda hingga bersimbah keringat, karena Anda memang datang untuk itu. Dalam cerita The Hobbit, Bilbo ragu-ragu meninggalkan Shire; ia tidak yakin ia menginginkan perbatasan baru yang ditawarkan kepadanya. Saya pikir kita semua bisa memahaminya juga. Dan itulah alasannya Yesus bertanya: Maukah kau ikut denganKu?
Tuhan hampir selalu mempunyai “perbatasan baru” untuk Anda—sesuatu ke mana Dia mengundang Anda, tempat baru yang Dia ingin supaya Anda ambil, atau suatu pemahaman yang baru; mungkin pergerakan di dunia di luar Anda, atau suatu perubahan di dunia internal Anda; mungkin itu adalah suatu perbatasan “rohani” yang baru. Kadang-kadang perbatasan baru itu dipaksakan kepada Anda, kadang-kadang Anda memilihnya dengan sukarela. Apapun itu, Allah membawa Anda ke perbatasan baru karena Ia ingin agar Anda bertumbuh. Maukah kau ikut denganKu?
~***~
Ke manakah Yesus telah mengundang Anda untuk masuk lebih dalam? Sudahkah Anda bertanya kepadaNya? Mungkin Dia telah menaruhnya di dalam hati Anda. Dalam dunia baru apakah Anda ingin lebih bertumbuh lagi?
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

