Mati bagi Dosa

Rabu, 9 November 2022

Bacaan : Roma 6 : 4-14

Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai. (Ibrani 2:18)

Waktu saya masih menjadi pendeta muda, saya sedang mempersiapkan pelayanan baptisan saya yang pertama. Karena saya sangat mengidolakan gembala saya, Pendeta Nick, saya mempelajari bagaimana ia biasa melakukan baptisan. Saya segera memperhatikan bahwa Pdt. Nick sering mengatakan “manusia lama telah mati”. Ia mengutip perkataan Paulus dan menggambarkan bagaimana sifat dosa tak lagi berkuasa atas kita. Kita mati terhadap dosa dan hidup bagi Allah.

Jadi ketika saya membaptis Susan, seorang jemaat di gereja kami yang berusia 50-an (saya masih berumur 20-an pada saat itu), saya pikir saya akan melakukan hal yang sama dengan Pdt. Nick. Diperlengkapi dengan potongan ayat dari Pdt. Nick, saya berdiri di samping wanita ini di dalam air setinggi pinggang dan menumpangkan tangan saya di bahunya. “Hari ini kita merayakan kabar baik dari saudara kita Susan!” Saya berkata dengan suara pendeta saya yang terbaik. “Sebentar lagi, saya akan memasukkannya ke air dan wanita tua ini akan mati!”

Kalimat itu terdengar jauh lebih baik dalam pikiran saya daripada ketika terucapkan. Semua orang tersentak. Saya tidak tahu apakah saya harus meminta maaf, meralat, atau berpura-pura hal itu tidak pernah terjadi. Saya memutuskan untuk menjelaskan apa yang saya maksudkan. Yang saya tahu, dalam beberapa detik, semua orang tertawa terbahak-bahak mendengar penjelasan saya, termasuk Susan.

Meskipun saya tidak melakukannya dengan sempurna pada hari itu, kita tetap dapat merayakan kabar baik. Dahulu kita diperhamba oleh dosa. Kita ada di bawah kuasanya. Tetapi oleh karena kematian dan kebangkitan Kristus, dosa tak lagi berkuasa atas kita. Kita telah mati terhadap dosa.

Kalau Anda sedang menghadapi tantangan yang sepertinya lebih besar dari kekuatan Anda, bersyukurlah karena Kristus yang ada di dalam Anda jauh lebih besar dari pergumulan apapun yang Anda hadapi.

DOA KEKUATAN

Aku sangat bersyukur ya Tuhan, karena ketika aku lemah, kuasaMu menguatkanku untuk menghadapi segala pencobaan.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top