Senin, 21 Agustus 2023
Bacaan : Lukas 15 : 11-24
Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: “ya Abba, ya Bapa!” (Galatia 4:6)
Kebanyakan orang percaya bahwa Kekristenan menawarkan pengampunan. Yang seringkali tidak dipahami adalah bahwa ada lebih dari itu. Pengampunan itu tersedia bagi Anda supaya Anda bisa pulang kepada Bapa. Pengampunan bukanlah tujuannya. Tujuan sebenarnya adalah pulang kepada Bapa.
Ingat kisah anak yang bilang, salah satu perumpamaan yang Yesus ceritakan untuk sampai ke hati kita yang berkenaan dengan Bapa, dan bagaimana perasaanNya terhadap kita. Ya, si anak bungsu telah meninggalkan rumah, pergi berfoya-foya dengan harta keluarga dan menghabiskan semuanya. Ya, Anda juga telah melakukan hal yang sama, kurang lebih. Tetapi bukan itu inti ceritanya. Kisah ini bukan semata-mata tentang si anak hilang. Ini adalah tentang hati Bapa. Bapa yang penuh kasih sayang dan belas kasihan. Inilah Bapa yang Anda miliki. Beginilah perasaanNya terhadap Anda. Inilah tujuan Kristus datang.
Tindakan pertama akan penyediaanNya terjadi bahkan sebelum Anda dilahirkan, ketika Ia menyelamatkan Anda melalui kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus dari Nazaret. Kemudian Ia memanggil Anda pulang kepadaNya melalui iman dalam Kristus. Sahabatku, ketika Anda berbalik dan berdamai dengan Bapa, Anda akan melihat banyak hal yang luar biasa.
~***~
Kebanyakan orang cenderung untuk berhubungan dengan salah satu dari Trinitas lebih daripada yang lain; mereka merasa lebih aman berdoa kepada Bapa, atau Yesus, atau Roh Kudus. Apakah hal ini juga berlaku bagi Anda? Jika Pribadi yang Anda merasa aman itu bukan Bapa … mengapa?
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

