Senin, 13 Februari 2023
Bacaan : Amsal 11 : 1-11
Dan kejujuranku akan terbukti di kemudian hari, … (Kejadian 30:33)
Kebanyakan orang menjalani hampir seluruh hidup mereka tanpa ada seorangpun yang berkata dengan jujur, kasih, dan secara langsung mengenai masalah paling menghancurkan dalam hidup mereka. Jujur saja—Anda pasti harus membayar mahal kalau saja Anda mau lebih jujur kepada orang lain. Yohanes Pembaptis dipenggal kepalanya karena ia berani berbicara apa adanya. Bunuh si pembawa pesan. Anda tidak akan mau membayar seperti itu. Kalau Anda bicara sejujur yang Yesus lakukan, atau setidaknya berusaha ke arah itu, itu akan membuat hubungan menjadi berantakan.
Oleh sebab itu banyak orang memilih diam—dengan ingin dianggap bersikap sopan atau tidak menghakimi atau apapun—diam itu telah menghancurkan kita. Yesus itu seperti anak laki-laki dalam kisah “Pakaian Baru Sang Kaisar”—sementara semua orang memuji, menjilat dan berpura-pura, ia berkata, “Maaf, tidak tahukah Anda bahwa Anda telanjang?” Saya tidak terkejut dengan kata-kata Yesus yang jujur. Saya terkagum akan keberanian dan kasih dari tindakan ini.
Dia berdiri teguh. Kadang Ia ceria, kadang ia tegas, di kesempatan lain ia sangat murah hati. Inilah keindahan kejujuranNya—Anda dapat mengandalkan Yesus untuk mengatakan kebenaran kepada Anda dengan cara terbaik yang memungkinkan untuk Anda dengar.
~***~
Coba hitung berapa kali seseorang bicara jujur kepada Anda dengan penuh kasih tapi terus terang. Sebaliknya, coba hitung berapa kali Anda melakukan hal ini kepada seseorang yang Anda kasihi.
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

