Keberanian Rohani

Senin, 16 Mei 2022

Bacaan : 2 Korintus 3 : 1-12

Karena kami mempunyai pengharapan yang demikian, maka kami bertindak dengan penuh keberanian, (2 Korintus 3:12)

Kapankah terakhir kali orang kagum melihat keberanian Anda? Kapankah terakhir kali Anda menghentikan langkah seseorang dengan ucapan dan tindakan Anda yang berani?

Saya tidak berbicara tentang kesaksian dengan menempelkan stiker mobil yang konyol dan receh. Saya tidak berbicara tentang menjadi berani dengan cara membuat orang tidak menyukai atau mengejek Anda seperti di sinetron.

Saya berbicara tentang menjadi berani dengan integritas, dengan kasih karunia dan belas kasih. Keberanian di mana Anda melayani orang dengan setia di dalam nama Yesus, di mana Anda mendorong mereka, di mana Anda hidup dengan cara yang mencerminkan belas kasih serta sikap Kristus yang tidak mementingkan diri sendiri, di mana orang akan melihat Anda dan berkata, “Ada sesuatu yang berbeda dengan orang ini.” Di mana Anda sangat bermurah hati dengan harta Anda dan hati Anda dan waktu Anda, di mana Anda melayani hidup orang lain dengan sepenuh hati, sehingga Anda mendapatkan hak untuk berkata, “Aku benar-benar mengasihimu—bolehkah aku menceritakan tentang Tuhanku?”

Keberanian rohani bukanlah tujuan kita, tujuan kita adalah mengenal Kristus. Keberanian adalah hasil tambahan dari mengikut Yesus dan hidup sebagaimana Ia hidup, menunjukkan kasih Bapa kepada sesama. Keberanian rohani datang dari mengenal Kristus.

DOA KEKUATAN

Terkadang rasanya menakutkan untuk berbicara kepada orang lain tentang Engkau, Tuhan. Tetapi aku ingin supaya mereka mengenalMu dan mengalami kasihMu seperti yang telah kualami. Berikanlah aku keberanian yang kuperlukan untuk menjadi berani dengan cara yang terbaik hari ini, sehingga orang lain boleh melihat Engkau melalui diriku.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top