Selasa, 29 Desember 2020
Bacaan : Efesus 2 : 4-10
Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, (Efesus 3:20)
Katakanlah saat ini Anda sedang mengerjakan satu bagian dari puzzle Anda. Anda tahu apa panggilan hidup Anda. Anda tahu bahwa apa yang Anda kerjakan sekarang, entah itu secara profesional ataupun di waktu luang, adalah mengerjakan sebagian dari gambaran yang lebih besar di mana Anda merasa terpanggil untuk itu. Mungkin Anda tahu pasti hal itu. Atau mungkin juga tidak. Atau mungkin Anda telah mengubah pikiran Anda!
Saya bisa menyebutkan nama sejumlah orang yang saya kenal mengganti jurusan kuliahnya. Atau yang bersekolah di sebuah jurusan namun akhirnya mengerjakan sesuatu yang sangat berbeda.
Yang menarik tentang panggilan Anda ialah bahwa di sana tidak ada jalan buntu. Bahkan jika Anda tidak cukup berani untuk mengejar peluang Anda yang lalu, Anda bisa berani kali ini.
Ke manakah panggilan bisa membawa Anda? Tak terbatas! Jika Anda tidak yakin seperti apa pastinya, beranilah untuk meminta seseorang duduk bersama Anda dan berkata, “Hei, tolong saya ya?”
Salah seorang teman saya di Nashville melakukan hal ini. Ia telah menjadi musisi selama hidupnya, tetapi dia tidak yakin kalau ia masih mau mengerjakannya lagi. Maka ia mengundang kami teman-temannya ke rumahnya untuk makan malam dan berkata kepadanya, “Ini kekuatan lain yang kulihat dalam dirimu. Bagaimana kalau panggilanmu itu seperti ini _______________ Dan ini—dan ini—dan ini—dan ini.”
Yang menarik tentang panggilan Anda ialah bahwa di sana tidak ada jalan buntu. Bahkan jika Anda tidak cukup berani untuk mengejar peluang Anda yang lalu, Anda bisa berani kali ini.
Ia tidak minta tolong kepada kami untuk menemukan panggilannya. Ia meminta kami untuk menolongnya menemukan ekspresi lain dari panggilan itu. Ia tahu apa panggilan hidupnya. Tetapi apakah ia melakukannya hanya untuk kesenangan atau untuk tujuan finansial? Hal lain apa lagi yang dapat ia kerjakan?
Mengundang orang lain untuk menjawab pertanyaan yang lebih dalam di hati Anda itu bisa terasa menakutkan. Bagaimana jika mereka mengatakan sesuatu yang tidak ingin Anda dengar? Beranilah untuk mendengarkan. Beranilah untuk tidak setuju.
Ke manakah panggilan akan membawa Anda? Tuhan yang tahu, dan jika Anda berani, Anda pun akan segera mengetahuinya.
JADILAH BERANI: Ketika Anda mencari ke mana panggilan akan membawa Anda, siapakah yang dapat Anda undang untuk berbincang-bincang tentang hal ini? Siapakah yang Anda percayai untuk berbagi impian dan kisah-kisah Anda dan dapat menolong Anda untuk bertukar pikiran?
From “100 Days to Brave” by Annie F. Downs

