Kasih Itu Memberi

Senin, 12 Desember 2022

Bacaan : Yohanes 3 : 16-21

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3:16)

Selama bertahun-tahun di hari Natal, saya dan Amy mempraktikkan apa yang kami sebut dengan “peraturan tidak memberi kado” satu sama lain. Karena kami sudah memiliki semua yang kami inginkan dan perlukan, kami hanya bilang bahwa kami tidak akan bertukar kado. Tetapi tak dapat dihindari, saya selalu melanggar peraturan tersebut setiap tahun dan membelikan dia sesuatu hanya untuk menunjukkan betapa saya mencintainya. Setelah hal itu berjalan berulang-ulang, akhirnya Amy mulai menantikannya, meskipun kenyataannya kami baru saja membahas tentang mengikuti peraturan itu. Tetapi saya harus melakukannya.

Mengapa? Karena saya tergila-gila kepadanya. Saya tidak dapat menahan diri untuk memberinya hadiah. Dan Amy selalu berkata, “Hey, kamu melanggar peraturan!” Dan saya selalu menjawab, “Aku tahu, tapi kasih itu memberi. Jadi terimalah pemberian ini dan senangilah, karena aku begitu mencintaimu.”

Harap diingat, bahwa saya tidak selalu seperti ini sebelumnya. Sayangnya, selama bertahun-tahun sebelumnya saya lebih memperhatikan diri sendiri daripada orang lain. Daripada memberi, saya lebih fokus untuk menyimpan atau menghemat. Bukannya Kristus dan sesama yang mendominasi hati saya, saya lebih fokus kepada diri saya dan apa yang terbaik untuk diri saya.

Namun ketika saya mengenal dan menikahi Amy, hati saya diubahkan. Sekarang saya tidak dapat menahan diri untuk memberinya kado-kado yang bagus. Ketika Anda mengasihi seseorang, Anda akan memberi kepada mereka. Kasih itu memberi. Masa Natal mengingatkan kita bahwa Allah memberi. Seperti halnya Allah memberikan AnakNya yang tunggal, kita pun memberikan hidup kita untukNya dan kepada orang-orang di sekitar kita.

DOA KEKUATAN

Ya Tuhan, terima kasih karena Engkau telah memberi dengan begitu murah hati, termasuk hadiah terbesar di atas segalanya, yaitu PuteraMu yang tunggal.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top