Janji

Kamis, 14 April 2022

Bacaan : Mazmur 12

Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia. (Ibrani 10:23)

Saya berusaha keras dalam pernikahan saya dan dalam hubungan saya juga dengan anak-anak saya untuk tidak pernah mengingkari janji. Jika saya meragukan kemampuan saya untuk menepati perkataan saya, maka saya mencoba untuk tidak berjanji. Saya mau janji saya itu berarti sesuatu yang benar dan pasti, sesuatu yang dapat dipegang oleh orang-orang yang mengasihi saya.

Saya juga merasa bahwa pada hari-hari ini janji telah kehilangan nilainya karena seringkali terlalu sedikit hal yang mendukungnya. Para kandidat politik membuat janji, tapi kita tahu bahwa mereka mungkin berubah pikiran besok atau setelah mereka terpilih. Perusahan-perusahaan besar berjanji kepada kita meyakinkan kita bagaimanapun caranya untuk membeli produk mereka, tetapi mereka tidak selalu memberikan layanan pelanggan yang prima. Pasangan yang menikah mengikat janji akan cinta yang tak akan hancur satu sama lain, namun tetap saja angka perceraian berada di kisaran 50%.

Kadang-kadang teman-teman kita tidak menepati janji. Kita menjadi lelah dan skeptis, tidak mampu mengandalkan perkataan siapapun. Mereka berjanji untuk membantu kita tapi mereka lupa datang. Mereka berkomitmen untuk tetap bersama kita dalam susah atau senang, tetapi kemudian menghilang setelah mereka pindah keluar kota.

Janji sangat berarti bagi Tuhan—itu adalah segalanya. Dia tak tergoyahkan, kokoh, kekal. Ia adalah batu karang kita dan tidak akan pernah mengingkari janjiNya kepada kita. Semakin kita mengenal Dia di dalam doa, semakin kita menyadari bahwa Ia setia.

Kita tidak diubah oleh janji kita kepada Tuhan.

Kita diubahkan oleh janji Tuhan kepada kita.

DOA KEKUATAN

Aku mengakui, ya Tuhan, terkadang sulit bagiku untuk mempercayai Engkau, terutama karena banyak orang yang telah mengecewakan aku. Hari ini ingatkanlah aku bahwa aku selalu dapat mengandalkan Engkau.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top