Sabtu, 23 Januari 2021
Bacaan : Yosua 1 : 1-9
Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.” (Yosua 1:9)
Tolong, jangan biarkan sampai ketakutan menang.
Menjadi berani itu berbeda-beda penerapannya bagi setiap orang karena setiap orang mempunyai panggilan yang unik dari Tuhan.
Pertanyaan besar apakah yang selalu terngiang di dalam hati Anda yang Anda tidak tahu bagaimana menjawabnya? Apakah itu pertanyaan yang terlalu takut untuk Anda jawab? Mungkin itu suatu hal yang besar, seperti perpindahan lokasi, perubahan pekerjaan, atau sebuah hubungan.
Haruskah Anda mengambil kesempatan dan pindah?
Haruskah Anda mengubah jalur karir sekalipun Anda sudah menjelang usia limapuluhan?
Haruskah Anda melanjutkan ke hubungan yang serius dengan seseorang yang telah menjadi “hanya teman” selama sepuluh tahun?
Jika alasan Anda tidak menjawab ya untuk setiap pertanyaan itu adalah karena, “Saya takut,” maka Anda perlu mencari Tuhan dan meminta Dia untuk menolong Anda menjadi berani, dan kemudian menjawab pertanyaan-pertanyaan itu berdasarkan pimpinanNya kepada Anda.
Connor tidak mengetahui ketika ia menjawab ya untuk bermain baseball ketika ia sudah di tingkat akhir di Vanderbilt (dan bukannya masuk ke liga mayor ketika ia masih di tahun-tahun awal), sehingga tahun itu menjadi tahun terbaiknya di dalam dan di luar lapangan di Nashville, membuatnya menjadi pusat perhatian setelah ia lulus sekolah.
Tolong, jangan biarkan sampai ketakutan menang.
Ashley tidak tahu ketika ia menjawab ya untuk pindah ke Kansas City dan bekerja magang di Rumah Doa Internasional dan bahwa pria yang bakal menjadi suaminya juga melakukan hal yang sama.
Saya tidak tahu bahwa ketika saya mengambil trip pertama ke Skotlandia maka hidup saya akan selamanya terikat dengan negara dan orang-orang di sana.
Kawan, kita tidak dapat melihat masa depan, jadi ketika kita mengambil langkah maju, kita harus berkata tidak pada ketakutan.
Allah mau supaya kita menjadi “kuat dan teguh.” Mengapa? Karena Ia sudah mengatur semuanya! Hidup Anda. Rencana Anda. Masa depan Anda.
Allah peduli akan semua itu, dan Ia selalu beserta Anda. Ia beserta saya. Ia beserta kita.
JADILAH BERANI: Dalam hal apakah Anda membiarkan ketakutan menghalangi Anda?
From “100 Days to Brave by Annie F. Downs

