Iman Penuh-Waktu

Kamis, 3 Maret 2022

Bacaan : Roma 8 : 1-11

Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. (Roma 8:5-6)

Apakah Anda mencari keuntungan penuh-waktu dari investasi paruh-waktu? Dapatkah Anda berolahraga hanya setahun sekali dan tetap memiliki bentuk tubuh yang ideal? Bagaimana jika Anda mengatakan Anda mencintai pasangan Anda hanya pada saat ulang tahun pernikahan? Apakah ia akan mempercayai Anda? Terkadang kita mengalami kekenduran yang sama dalam hal pencarian kita akan Tuhan. Mustahil menjadi orang Kristen yang seperti itu dan berharap bisa bertumbuh dalam iman. Kita tidak bisa menjadi orang “Kristen tradisi”—seperti waktu saya masih muda—dan bisa memiliki keberhasilan rohani.

Bagaimana Anda tahu kalau Anda adalah seorang “Kristen tradisi”? “Yah, saya pergi ke gereja—selalu pada hari Natal dan Paskah. Dan saya berusaha menjadi orang baik—tahu ‘kan, tidak terlalu berlebihan seperti orang-orang aneh yang menganggap agama terlalu serius. Yah, saya orang Kristen. Saya percaya Tuhan dan hal-hal semacam itu.”

Percaya Tuhan tidak berarti Anda mengenal Tuhan. Alkitab mengajarkan bahkan iblis pun percaya kepada Allah. Kalau Anda selalu berusaha berbaur, mengikuti arus, tidak mau berdiri dalam iman, maka inilah saatnya mengevaluasi kembali iman Anda.

Hari ini pastikan Anda memiliki iman penuh-waktu, bukan hanya iman paruh-waktu. Jangan menjadi orang “Kristen tradisi”—jadilah yang sepenuh hati, pengikut yang sungguh-sungguh dari Allah yang hidup.

DOA KEKUATAN

Tuhan, aku ingin menjadi lebih dari sekedar orang Kristen tradisi. Tolonglah aku memberikan segenap hatiku kepadaMu dan mempercayai Engkau di setiap area dalam hidupku.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top