Harapan Biasa

Senin, 9 Januari 2023

Bacaan : Roma 8 : 18-25

Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. … Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun. (Roma 8:24-25)

Sudahkah Anda meluangkan waktu untuk mempertimbangkan di manakah harapan Anda berada? Sahabatku, sangatlah penting untuk mengetahui di manakah harapan Anda berada hari-hari ini. Mengetahui hal ini akan membantunya mendarat di tempat yang tepat.

Ketika harapan Anda berada di tempat yang tepat, melekat pada hal-hal yang benar, Anda tidak hanya berkembang lebih baik sebagai manusia, namun Anda juga diselamatkan dari ribuan patah hati. Karena tidak semua harapan itu sama; ada harapan biasa, harapan yang berharga, dan harapan terakhir.

Harapan biasa itu untuk hal-hal sehari-hari: “Aku harap akhir pekan ini tidak akan hujan”; “Aku harap kita bisa dapat tiket untuk pertunjukan itu”; “Aku sangat berharap penerbangan ini tepat waktu”. Tidak ada yang salah dengan harapan semacam ini, ini adalah sifat alami manusia untuk memilikinya. Saya pikir ini adalah tanda jiwa yang sehat ketika kita sering menggunakan kata “Aku harap”. Istri saya sering begitu. “Aku harap kue pai ini matang sempurna,” itu berarti dia peduli dengan makan malam yang dia sediakan. “Aku harap tahun depan kita bisa pergi ke Taman Safari,” ini berarti ia peduli akan impian dan kenangan keluarga.

Harapan menunjukkan bahwa hati Anda masih hidup.

~***~

Tuhan Yesus—apa yang telah kuperbuat dengan harapanku? Mari Tuhan, datanglah dan temukanlah harapanku, karena aku memberikannya kepadaMu. Aku mau supaya pengharapanku hanya ada padaMu saja.

From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top