Gelombang Energi

Kamis, 9 Juli 2020

Bacaan :  Yohanes 15 : 1-8

… Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. (Yohanes 15:5)

Orang-orang yang tahu hidup mereka akan berakhir cenderung merasakan dorongan yang kuat untuk berubah. Namun keinginan untuk berubah saja tidak cukup. Untuk mempertahankan perubahan, kita harus terhubung dengan dengan sumber kuasa di luar diri kita. 

Sekalipun hidup kita mencakup banyak segi, energi rohani kita jauh lebih penting daripada hal lainnya, karena segala hal lainnya tergantung padanya. Kita diciptakan sebagai makhluk rohani, dan untuk mengembangkan energi rohani, kita harus mengembangkan hubungan yang sehat dengan Pencipta kita. Jika hidup Anda hanya tinggal 1 bulan sebelum tubuh fisik Anda berhenti berfungsi, tidakkah Anda ingin bagian diri Anda yang akan hidup selama-lamanya menjadi sesehat mungkin? Kunci kesehatan rohani adalah memelihara hubungan yang mantap dengan Sang Pencipta.

Yesus berkata, “Akulah pokok anggur yang benar.” Di kebun anggur, pokok anggur adalah sumber energi, sarana untuk kelangsungan hidup yang menyediakan gizi dan menghasilkan buah anggur. Setelah pokok anggur, Yesus menggambarkan carang-carangnya—kita. Jika Anda terhubung dengan pokok yang benar, Anda adalah carang. Kita diciptakan untuk terhubung pada sumber kuasa yang lebih besar. Carang menghasilkan buah, tetapi tanpa pokok anggur, carang tidak dapat menghasilkan buah. Perhatikan Yesus berkata kepada carang-carang, “Tinggallah di dalam Aku.” Tinggal berarti tetap terhubung. Jika Anda membutuhkan kesehatan rohani, Anda harus tetap terhubung pada Kristus, Sang Pokok Anggur. Itulah yang harus kita lakukan! Carang tidak menghasilkan kehidupan, ia mendapatkan kehidupan dari pokok anggur.

Setiap tukang kebun atau pemilik kebun anggur tahu bahwa pemangkasan merupakan kunci untuk menghasilkan buah terbaik. Bapa di surga, Tukang Kebun Ahli, adalah tukang pangkas yang ahli. Dia tahu kapan harus memotong, di mana harus memotong, dan seberapa banyak yang harus dipotong untuk menghasilkan panen terbaik dalam hidup kita. Seringkali kita meminta kepadaNya untuk memberkati kita dan membuat hidup kita lebih berbuah lebat—keluarga, bisnis dan keuangan kita. Namun kita jarang menyukai proses pemangkasan yang harus kita jalani agar doa kita bisa dijawab. Allah memangkas bidang-bidang dalam hidup kita sehingga kita bisa menghasilkan lebih banyak buah dengan kualitas yang lebih baik.

Proses pemangkasan selalu menyakitkan, tetapi hasilnya selalu produktif. Satu-satunya yang perlu kita kerjakan adalah menjadi carang dan menghubungkan diri dengan pokok anggur. Jika kita terhubung pada pokok anggur, kita akan sehat secara rohani dan dipenuhi energiNya. Bergantung pada-Nya akan mengurangi stres kita dan memberikan kebebasan bagi kita untuk sepenuhnya terlibat dalam kehidupan.

Bagaimana kita menjaga hubungan kita dengan sumber kuasa tertinggi? Komunikasi secara konstan merupakan hal yang pertama. Kita menjaga hubungan ini melalui doa percakapan. Ketika Anda bangun pada pagi hari, Anda perlu memulai hari Anda dengan bercakap-cakap dengan Allah. Unsur berikutnya adalah pengakuan secara konstan. Ini merupakan dimensi lain dari percakapan dengan Allah secara terus-menerus sepanjang hari. Jika Anda menyadari tentang sesuatu yang seharusnya tidak Anda katakan atau kerjakan, atau sesuatu yang tidak Anda lakukan, tetapi Anda percaya seharusnya Anda lakukan, akuilah dan terus melangkah. Komunikasi dan pengakuan akan menjaga kita tetap terhubung dengan sumber kuasa tertinggi.

PENERAPAN:

1. Apakah penghalang kesehatan rohani dalam hidup Anda akhir-akhir ini? Apa yang menghalangi Anda dari menghubungkan diri dengan Allah sebagai sumber kehidupan rohani utama Anda?

2. Bagaimana keadaan Anda dalam bidang komunikasi dan pengakuan? Bagaimana Anda mempraktekkan itu secara berbeda jika tahu Anda hanya punya waktu 1 bulan untuk dijalani?

From “One Month to Live” by Kerry & Chris Shook

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top