Selasa, 18 Juli 2023
Bacaan : Mazmur 5 : 1-8
Perhatikanlah teriakku minta tolong, ya Rajaku dan Allahku, sebab kepada-Mulah aku berdoa. (Mazmur 5:3)
Anda dapat memiliki Bapa di dalam Allah, atau tidak sama sekali. Jika tidak, maka umat manusia tidak mempunyai tujuan ilahi, tanpa rancangan. Dan jika umat manusia tidak memiliki rancangan akhir, Anda berada di jalan Anda sendiri untuk menciptakan diri Anda sendiri. Jika Anda memiliki Bapa di dalam Allah, maka Anda adalah anak-anak, dan kehidupan Anda mempunyai rancangan yang mulia.
Inilah inti permasalahannya—apakah Allah merajut tujuan ilahi itu ke dalam kodrat manusia? Ataukah kita menjadi apapun yang kita pilih?
Yesus percaya manusia mempunyai rancangan tersendiri. Ia berkata bahwa kita diciptakan menurut gambar Allah—sebuah kebenaran yang akan menghasilkan keajaiban demi keadilan jika dunia menerimanya. Nilai dan martabat manusia akan dijaga dalam sesuatu yang jauh melebihi pendapat manusia. Yesus percaya bahwa kodrat manusia merupakan bagian dari tatanan yang diciptakan dengan indah dan murah hati, dipenuhi dengan tujuan ilahi.
Allah memberkati hati Anda, sahabatku, karena itu hati menolak untuk diabaikan. Mungkin ia berseru dalam bentuk kecemasan dan ketiadaan tujuan; ia akan protes dalam bentuk ketiadaan pengharapan, depresi, kemarahan, dan keputusasaan. Namun itu karena ia berseru untuk mendapatkan lebih lagi kehidupan yang Yesus tawarkan. Dengarkanlah apa yang dikatakan oleh hati Anda.
~***~
Apakah yang “dikatakan” oleh hati Anda hari-hari ini? Apakah Anda merasakan seruan untuk penghiburan, atau persahabatan? Kebutuhan akan makna, atau istirahat, atau hidup yang baru? Dengarkanlah hatimu, kawan.
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

