Rabu, 12 Oktober 2022
Bacaan : Kejadian 50 : 15-21
Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar. (Kejadian 50:20)
Pertama kali saya mengunjungi Australia, saya tidak sabar untuk mencoba bumerang yang asli. Sebagai senjata untuk berburu asli dari orang Aborigin, bumerang kini juga populer sebagai mainan dan cinderamata dari wisata Australia. Jadi ketika saya memegang ukiran kayu berbentuk-L itu di tangan saya, saya penasaran apakah itu benar-benar bisa dilemparkan dan akan kembali kepada saya. Dengan bantuan seorang pemandu ahli, saya melihat bumerang itu mendesing di udara dan kembali kepada kami.
Orang-orang ada yang menyebutnya “karma”, tetapi Alkitab menjelaskan bahwa kita memberikan pengaruh kepada orang lain yang pada akhirnya akan kita terima sendiri juga. Sementara orang lain mungkin bermaksud tidak baik kepada kita, Allah melindungi kita dan mengubahkan penderitaan itu di dalam kemuliaan Kristus, membalikkan hasil yang diharapkan oleh orang-orang yang berniat menyakiti kita. Kita tidak akan pernah menikmati pengalaman yang menyakitkan, kekecewaan, dan penolakan, namun kita dapat menjadi tenang karena hal-hal itu tidak akan menghancurkan kita.
Allah memakai segala sesuatu—bahkan peristiwa yang menghancurkan—untuk menguatkan, memperlengkapi, dan mengubahkan semua yang muncul di hadapan kita. Bahkan ketika kehidupan ini melontarkan lemparan bola tajam ke arah Anda, Anda boleh percaya bahwa Allah akan mengubahkannya menjadi bumerang dan memakainya untuk kebaikan kita.
DOA KEKUATAN
Aku tidak selalu memahami hal-hal menyakitkan yang terjadi dalam hidupku, ya Tuhan, tetapi aku tahu bahwa Engkau akan memakainya untuk kebaikanku dan bagi kemuliaanMu.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

