Rabu, 23 Maret 2022
Bacaan : Mazmur 119 : 145-152
Pagi-pagi buta aku bangun dan berteriak minta tolong; aku berharap kepada firman-Mu. (Mazmur 119:147)
Kadang-kadang saya terbangun di tengah malam dan tidak bisa tidur lagi. Pikiran saya berputar dengan jadwal pertemuan, tanggung jawab, dan kewajiban untuk hari besok. Saya kuatir tentang anak-anak saya, teman-teman saya, dan jemaat gereja kami. Ketika semua orang sepertinya baik-baik saja, saya kuatir kalau saya tidak dapat memikirkan sesuatu untuk dikuatirkan! Hal terbaik yang bisa saya lakukan, ialah mendoakan semua yang menjadi beban pikiran saya.
Terkadang orang berkata, “Yang bisa kita lakukan hanya berdoa.” Seringkali kita memperlakukan doa sebagai garis pertahanan kita yang terakhir. Tetapi sesungguhnya, doa adalah garis penyerang kita yang pertama.
Kita semua memiliki orang-orang lain yang bergantung kepada kita sehingga rasanya berat untuk bisa menjadi cukup kuat mengerjakan segala sesuatu yang harus dikerjakan. Kita ingin berdiri teguh dalam iman, tetapi kita menjadi lemah dan merasa sangat kelelahan. Itulah saatnya kita perlu berteriak minta tolong, seperti yang dikatakan oleh pemazmur dalam ayat hari ini. Kita harus menaruh pengharapan kita pada janji firman Allah.
Ketika Anda terbangun di tengah malam atau dini hari karena hati dan pikiran Anda gelisah, Anda bisa menjadi tenang dengan mengingat bahwa Bapamu telah berjanji. Ia ada besertamu dan tidak akan pernah meninggalkanmu. Ia selalu pegang kendali dan mengutamakan pertumbuhan Anda demi tujuan baikNya dalam hidup Anda. Anda tidak harus melakukan segala sesuatu yang berputar di dalam pikiran Anda.
Hari ini Anda boleh tenang dengan mengetahui bahwa pengharapan Anda ada di dalam Tuhan dan bukan dalam usaha Anda sendiri.
DOA KEKUATAN
Hari ini aku mau meletakkan bebanku di hadapanMu, ya Tuhan, dan percaya bahwa Engkau sanggup mengatasi segala sesuatu yang membebaniku dan bahkan lebih banyak lagi. Pengharapanku ada di dalamMu dan aku percaya akan waktuMu yang sempurna untuk menjawab semua keperluanku, saat Engkau menunjukkan padaku langkahku berikutnya.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

