Sabtu, 7 Oktober 2023
Bacaan : Ibrani 12 : 1-3
… yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa. (Ibrani 12:2-3)
Penderitaan Anda bukanlah sesuatu yang sia-sia ataupun terisolasi. Entah bagaimana penderitaan Yesus meluap ke dalam kehidupan Anda, entah bagaimana penderitaan kita seperti terhubung dengan penderitaanNya. Ini adalah kehormatan besar. Ini memberikan martabat yang luar biasa terhadap kesedihan kita, ini mengundang kita ke dalam keintiman dan koneksi dengan Yesus di dalamnya, oleh karenanya. Penderitaan Yesus adalah bagian paling mulia dalam kisah kehidupanNya: salib, mahkota duri. Suatu kehormatan yang tak terkatakan bahwa Ia mau berbagi hal itu dengan kita. Persekutuan ini adalah harta yang belum kita manfaatkan namun suatu saat akan kita perlukan.
Ketika penderitaanNya meluap ke dalam kehidupan kita, janji Tuhan yaitu bahwa penghiburanNya juga akan mengalir bagi kita. Kita dapat berseru untuk penghiburan Tuhan. Apapun keadaannya, Dia akan menyembuhkan hati Anda yang terluka, Dia akan memberi penghiburan. Inilah yang ingin dikatakan dalam kitab Ibrani: Jangan berkecil hati karena penderitaan Anda. Berpegang teguh pada Yesus, berpegang teguh pada Yesus. Ia ada bersama Anda sekarang.
~***~
Tuhan Yesus yang ada di dalamku, datanglah kepadaku hari ini ke tempat-tempat penderitaan yang terdalam. Tuhan Yesus, aku percaya bahwa hidupMu adalah penguasa hidupku. Penuhilah aku hari ini dengan hidupMu.
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

