Bermurah Hatilah dengan Waktu Anda

Kamis, 11 Februari 2021

Bacaan : Galatia 6 : 2-10

Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan! (Roma 12:13)

Selama bertahun-tahun saya menjadi pemimpin sukarelawan untuk pelayanan kampus di gereja saya. Setiap hari Minggu malam setelah ibadah selesai, kami akan pergi ke gym bersama-sama dan makan sereal. Yap, sereal. Anak-anak kuliahan pasti paham. Itu seru sekali. Tugas saya sementara waktu adalah untuk menghidangkan meja sereal.

Ini adalah waktu favorit saya di hari Minggu malam. Saya bisa berbicara dengan anak-anak mahasiswa dan mengenal mereka minggu demi minggu. Mungkin terdengar agak bodoh, ini adalah bagian terbesar dari pelayanan saya, dan saya menyukainya.

Mungkin Anda berpikir, Oke, Annie…tapi bukankah persembahan perpuluhan gereja juga dialokasikan untuk membayar orang-orang dan menyediakan hidangan sereal?

Ya, anggota staf gereja yang mempersembahkan seluruh waktu mereka untuk melayani sangat mencintai pelayanan, tetapi mereka mendapat gaji supaya mereka bisa hidup. Tetapi tahukah Anda mengapa saya melakukannya? Karena waktu yang saya berikan bukanlah milik saya. Allah mempercayakan saya untuk menjadi berani dan bermurah hati dengan setiap hari yang Ia berikan kepada saya di muka bumi ini.

Dapatkah saya mempergunakan waktu yang biasa saya pakai untuk menghidangkan sereal dengan melakukan hal yang lain untuk perkembangan karir saya atau untuk perawatan meni-pedi? Tentu saja bisa. Tetapi saya ingin menggunakan waktu Tuhan dengan cara yang menunjukkan kasihNya kepada orang lain.

Dan itu membawa sukacita besar bagi saya. Memberikan waktu saya untuk menunjukkan keramahan kepada orang-orang yang membutuhkan . . . tidak ada cara lain yang lebih baik yang dapat saya pikirkan untuk menghabiskan waktu luang saya.

Waktu yang saya berikan bukanlah milik saya.

Tuhan itu ada di luar waktu. Bukankah itu luar biasa? Ia tidak berada di dalam garis waktu kita yang terbatas, dan waktu yang Ia berikan kepada kita diciptakan oleh Dia dan adalah milikNya. Jadi, dengar kawan : jika Allah sudah bermurah hati kepada Anda, beranilah untuk tidak mementingkan diri dan bermurah hatilah dengan waktu Anda.

Saya tahu Anda bisa.

Si jahat menginginkan Anda untuk percaya bahwa waktu Anda sangat berharga sehingga Anda perlu menyimpannya baik-baik untuk diri Anda sendiri. Tetapi melayani orang lain, memimpin komsel, berbicara kepada teman, apapun itu—waktu itu sungguh berharga dan waktu itu sakral, dan Allah dapat mengasihi orang-orang dengan cara yang supernatural ketika Anda bersedia memberikan waktu Anda untuk mereka.

Tidak mudah untuk memberikan waktu untuk orang lain. Saya tahu itu. Namun ketika ada situasi tidak nyaman muncul dan menghalangi Anda untuk melakukan apa yang ingin Anda lakukan, apakah Anda cukup berani untuk membagi waktu Anda, dan percaya bahwa Allah mempunyai maksud di dalamnya?

JADILAH BERANI: Ambillah waktu satu jam dalam minggu ini dan layanilah seseorang.

From “100 Days to Brave” by Annie F. Downs

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top