Berlutut Berdoa

Jumat, 29 April 2022

Bacaan : Mazmur 95

Oleh sebab itulah saya berlutut di hadapan Bapa. (Efesus 3:14BIMK)

Ketika saya beranjak besar, saya punya gambar di samping tempat tidur saya, seorang anak sedang berlutut berdoa dengan tangan terkatup dan mengarah ke surga. Ada sesuatu dalam gambar tersebut yang sepertinya membawa saya mendekat kepada Allah. 

Beberapa tahun kemudian, saya belajar bahwa dalam hal berdoa, postur tubuh itu penting. Bisa jadi ini penting atau tidak penting buat Tuhan, tapi itu penting bagi saya. Ada hal yang sangat kuat tentang berlutut di hadapan Allah yang kudus.

Berlutut mencerminkan kerendahan hati, ketergantungan, dan penundukan diri. Tentu saja, Allah akan mendengar doa kita entah kita berdiri, berlutut, atau duduk. Tetapi ketika hal-hal terutama terasa berat, menantang, atau membuat putus asa, saya senang menghormati Tuhan dengan berlutut.

Ketika saya berlutut dan berseru kepada Allah, saya tidak hanya berdoa dengan hati dan kata-kata saya, tetapi saya berdoa dengan seluruh tubuh saya. Posisi tubuh saya berbicara kepada Tuhan, “Aku menyembahMu. Aku bersandar kepadaMu. Aku menghormatiMu. Aku membutuhkanMu. Aku tunduk kepadaMu.”

Jika Anda merasa kehidupan doa Anda datar atau membosankan, mengapa Anda tidak mencoba mengubah postur doa Anda? Berikan waktu diri Anda lebih banyak dari biasanya. Temukan sudut yang tenang dalam rumah Anda atau di luar rumah. Ingatkan diri Anda siapa Tuhan itu bagi Anda ketika Anda berlutut di hadapanNya.

Mungkin Anda akan menemukan bahwa berlutut untuk berdoa akan memberi Anda kekuatan untuk berdiri dalam kehidupan.

DOA KEKUATAN

Ya Tuhan, aku bersujud di hadapanMu dan mengakui bahwa Engkaulah Rajaku. Dengan berlutut di hadiratMu, aku bersyukur untuk banyak hal di mana Engkau menguatkan aku untuk dapat berdiri teguh dalam iman.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top