Apa yang Kita Percayai

Selasa, 25 Januari 2022

Bacaan : Kisah Para Rasul 4 : 5-14 

Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus. (Kisah Para Rasul 4:13)

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa apa yang Anda percayai menentukan bagaimana Anda berperilaku? Sebagai contoh, kalau Anda percaya bahwa semua orang akan mengkritik Anda, maka Anda akan bertindak dengan ragu-ragu. Kalau Anda percaya bahwa Anda kemungkinan akan gagal, maka Anda akan melangkah dengan sangat hati-hati.

Demikian juga, kalau Anda percaya bahwa Tuhan Allah yang Esa memanggil Anda, menguatkan Anda, memimpin Anda, dan memperlengkapi Anda, Anda akan hidup dengan sangat berani. Mengapa? Karena keberanian adalah perilaku yang lahir dari kepercayaan.

Kata Yunani yang dipakai dalam Alkitab yang diterjemahkan sebagai keberanian adalah parrhesia, dan kata ini mengandung makna lebih dari sekedar berbicara, ini berarti keterusterangan, keyakinan, keberanian, kepercayaan diri, ini berarti bertindak tanpa rasa takut.

Sejujurnya, terkadang saya merasa kecil hati karena doa yang paling sering saya dengar adalah, “Tuhan, terima kasih untuk hari ini. Tolonglah kami melalui hari ini. Amin.” Nah, ini cukup bagus terutama jika Anda baru memulai, tetapi harus Anda akui, ini bukan permintaan yang terlalu berani. Saya selalu membayangkan kalau Tuhan mendengar doa seperti ini dan berkata, “Oke, tentu saja, tapi bisakah kamu mengajukan sesuatu yang lebih sulit! Aku adalah Tuhan atas alam semesta—biar Kutunjukkan kepadamu apa yang sanggup Kulakukan!”

Di dalam Alkitab kita melihat banyak orang-orang yang seperti kita—takut, lelah, tidak yakin akan diri mereka sendiri—yang akhirnya diubahkan menjadi orang-orang yang berani. Tuhan senang melakukan hal yang sama untuk kita hari ini—memberikan kita kuasa untuk menjadi berani. Dan semua itu dimulai dengan apa yang kita percayai.

DOA KEKUATAN

Tuhan, aku mau menjadi berani, dan melangkah dengan iman. Hari ini tunjukkanlah kepadaku risiko apa yang harus kuhadapi agar aku dapat memperluas kerajaanMu dan membawa orang lain semakin dekat kepadaMu.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top