Minggu, 28 Februari 2021
Bacaan : 1 Tawarikh 28 : 9-21
Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai. (1 Tawarikh 28:20)
Sungguh percakapan antara ayah dan anak yang luar biasa kita baca dalam 1 Tawarikh 28. Kebenaran diwariskan dari ayah kepada anaknya.
Itulah yang Alkitab kerjakan bagi kita. Kita membaca Alkitab, dan itu seperti Bapa kita sedang berbicara kepada kita. Dan Ia mengatakan persis seperti apa yang dikatakan Daud kepada Salomo.
Hey, kamu! Hey, nak! Jadilah kuat! Teguhkan hatimu! Mengapa? Karena Aku bersamamu.
Dia ada bersamamu, kawan. Apakah Anda melihatnya sekarang? Dua hari lagi Anda akan menyelesaikan renungan 100 hari ini. Dua hari.
Apakah Anda melihat bagaimana Allah menciptakan Anda dengan begitu berani? Yesus juga berani, selalu. Yesus tetap berani. Dan kita melihatnya memberi teladan untuk kita, dari cara hidupNya di dunia sampai dengan caraNya mengasihi kita hari ini.
Tidak ada satu pun area dalam hidup Anda yang tidak dapat disentuh oleh keberanian. Ketika Anda melihat kembali waktu yang Anda lalui bersama renungan ini dan Firman Tuhan, apakah Anda melihatnya?
Keberanian bukan hanya untuk pahlawan yang perkasa. Keberanian itu untuk Anda (karena Anda mulai menjadi berani). Keberanian itu untuk hubungan Anda dengan Tuhan. Keberanian itu untuk impian Anda dan panggilan Anda dan pekerjaan Anda. Keberanian itu untuk hubungan Anda dengan sesama manusia.
Keberanian bukan hanya untuk pahlawan yang perkasa. Keberanian itu untuk Anda (karena Anda mulai menjadi berani).
Anda bisa menjadi berani dalam setiap perubahan yang terjadi dalam hidup Anda. Anda bisa menjadi berani menghadapi penderitaan Anda. Anda bisa menjadi berani dengan kesehatan Anda. Berani dengan harta Anda. Berani dengan apapun diri Anda!
Allah tidak akan pernah membiarkan Anda atau meninggalkan Anda. Dan karena Anda mengetahuinya, Anda berani.
JADILAH BERANI: Perubahan terbesar apakah yang Anda rasakan dalam hidup Anda selama beberapa bulan terakhir setelah membaca renungan ini?
From “100 Days to Brave” by Annie F. Downs

