Sabtu, 18 Februari 2023
Bacaan : Ibrani 12 : 3-11
Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: “Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.” (Ibrani 12:5-6)
Ketika Anda merasa bahwa Tuhan sedang menentang segala sesuatu yang berarti bagi Anda dalam hidup, itu adalah saat-saat yang berbahaya. Iblis sedang mencari kesempatan, dan saat ada peluang ia akan masuk untuk menuduh Allah di dalam hati Anda. Kamu lihat ‘kan, katanya, Tuhan marah, dan kecewa kepadamu. Kalau Ia mengasihimu tentu Dia akan membuat segala sesuatu lebih mulus. Musuh menggoda supaya Anda lepas kendali, supaya Anda membangun gambar diri yang palsu. Anda harus mengingat bahwa kalau Tuhan menggagalkan kepalsuan Anda, itu adalah karena kasihNya. Sebagaimana yang diingatkan dalam surat Ibrani, anaklah yang menerima disiplin dari Tuhan, oleh sebab itu jangan berkecil hati.
Allah menggagalkan itu untuk menolong Anda. Anda berpikir bahwa itu akan menghancurkan Anda, tetapi yang benar justru kebalikannya—Anda harus diselamatkan dari apa yang sesungguhnya akan menghancurkan Anda. Kalau Anda bersedia berjalan bersama Dia dalam perjalanan Anda, Anda harus menyingkir dari gambar diri yang palsu dan menyerahkannya dengan sukarela.
Kalau Anda tidak mengerti apa itu gambar diri palsu, Anda bisa mulai dengan bertanya kepada orang-orang yang tinggal bersama atau bekerja bersama Anda, “Apakah dampak yang kuberikan padamu? Saudara/teman sekamar/rekan kerja seperti apakah aku? Mengapa kamu tidak ingin mengatakannya dengan jujur kepadaku.”
~***~
Apakah Anda tahu apa itu gambar diri palsu? Dapatkah Anda menyebutkan “daun ara” apakah yang Anda pakai untuk mencegah diri Anda ditolak, atau untuk menerima pujian, atau untuk menguasai dunia Anda?
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

