Senin, 23 Januari 2023
Bacaan : Kolose 2 : 6-12
Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. (Kolose 2:6)
“Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu,” Yesus berkata (Yoh 15:4). Tampaknya sebuah perintah sederhana. Namun kita mengabaikannya.
Kalau Yesus harus mengatakan kepada kita untuk tetap tinggal di dalam Dia, maka tampaknya Dia berasumsi bahwa sangat mungkin kita tidak tinggal di dalam Dia. Kenyataannya, hidup pada umumnya, hidup yang terpisah dari Dia, adalah tempat yang berbahaya untuk hidup. Seorang hamba Tuhan pernah berkata kepada saya bahwa iblis tidak terlalu peduli akan hal-hal tertentu karena selama di luar Kristus, kita menjadi rentan dan bisa menjadi mangsa.
Saya menginginkan dua hal yang saling bertentangan—saya ingin hidup yang sederhana dan menyenangkan, dan saya ingin mempunyai peranan yang penting dalam Kerajaan Allah. Dan di waktu-waktu saya mencoba untuk hidup yang sederhana itu, saya membuat keputusan dan pilihan yang menyebabkan saya secara halus dan tak kentara hidup di luar Yesus.
Anda tidak dapat menikmati persekutuan dengan Tuhan, ataupun perlindunganNya, atau semua manfaat dari KerajaanNya kalau Anda tidak tetap di dalam Dia—yaitu hidup di dalam Dia—dalam kehidupan Anda sehari-hari. Pokok anggur dan rantingnya, Gembala dan dombanya. Tetaplah dekat. Tinggallah denganKu, Yesus berkata.
~***~
Aku kembali kepadaMu, Tuhan, dari semua pengembaraan dan perjuanganku. Aku kembali kepadaMu saat ini, dan kuserahkan diri kepadaMu untuk menjadi satu denganMu dalam segala hal. Di sinilah aku mau tinggal—di dalam Engkau.
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

