Rabu, 2 November 2022
Bacaan : Ibrani 10 : 24-25
Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan. (Amsal 19:20)
Beberapa tahun yang lalu saya bertemu dengan seorang pria di gym bernama Bart, yang telah menolong saya mengubah tubuh fisik saya lebih dari yang saya bayangkan. Saya telah berolahraga hampir sepanjang hidup saya, berlatih dengan rajin selama lebih dari dua puluh tahun. Tetapi saya juga makan sesuka hati saya. Maksud saya, benar-benar segala sesuatu yang mengandung gula atau garam (dan terutama gula dan garam): donat, kue cinnamon, roti, es krim, keripik, dan apapun cemilan yang bisa saya raih.
Tetapi ternyata saya hanya berjarak satu orang teman menuju masa depan “fisik” saya. Saya memperhatikan bahwa Bart tidak berlatih jauh lebih berat dari saya, tapi dia terlihat sangat berbeda dari saya. Dia berotot! Saya selalu menganggap hal itu adalah masalah genetik, tetapi Bart menolong saya untuk melihat bahwa pola makan sebenarnya jauh lebih penting daripada olahraga. Sedikit demi sedikit, ia menolong saya membuat perubahan-perubahan kecil. Pertama-tama saya menambahkan protein. Lalu saya melepaskan karbohidrat. Kemudian saya menambahkan vitamin. Lalu saya menghentikan makanan penutup. Dan bersama-sama kami mengubah latihan saya. Seiring berjalannya waktu, saya menjadi lebih kuat dan lebih ramping, dan saya merasa lebih baik. Tetapi yang jauh lebih penting, saya lebih sehat, mungkin jauh lebih sehat dari kapanpun.
Satu orang teman.
Begitu banyak perubahan.
Apakah Anda mempunyai teman baru yang membuat Anda lebih baik, orang-orang yang melihat potensi diri Anda? Pikirkanlah. Apakah teman-teman Anda di gym membuat Anda menjadi lebih baik? Atau apakah teman-teman dalam komsel Anda membuat Anda bertumbuh? Apakah rekan-rekan kerja Anda membuat Anda lebih tajam? Apakah teman-teman Anda bersepeda atau lari pagi membuat Anda lebih kuat?
Jika tidak, putuskanlah untuk terhubung dengan orang-orang baru—orang yang membuat Anda menjadi lebih baik.
DOA KEKUATAN
Ya Tuhan, pimpinlah aku kepada orang yang tepat, yang dapat menolong untuk memberi motivasi, menginspirasi, dan mendorongku untuk terus maju. Tolonglah aku supaya aku juga bisa menjadi orang yang demikian bagi orang lain.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

