Minggu, 30 Oktober 2022
Bacaan : Yohanes 3 : 16-18
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3:16)
Saya bertemu seorang yang baru di komunitas pelayanan kami. Seperti biasanya, saya menanyakan bagaimana mereka menyesuaikan diri dan apakah mereka menyukai rumah baru mereka. Ketika saya menyinggung tentang gereja, saya menemukan bahwa ternyata orang ini sudah Kristen—dan merupakan orang Kristen yang sangat frustasi.
Dalam waktu singkat, mereka sudah menceritakan tentang tujuh gereja berbeda yang sudah mereka coba sejak mereka pindah ke sini. Dan mereka membuat daftar alasan mengapa tidak ada satupun gereja tersebut yang dapat “menjawab kebutuhan mereka” dan “melayani keluarga mereka”. Kemudian mereka mengucapkan kalimat yang sangat kritis yang menusuk hati pendeta saya: “Kami masih mencari gereja.”
Seringkali, kita melihat diri kita sebagai konsumen rohani dan gereja adalah produknya. Tanpa menunggu lama, pola pikir yang tercemar ini menyusup ke dalam teologi kita. Yah, karena aku pergi ke gereja dan melakukan hal-hal yang baik, maka Tuhan seharusnya menjawab doaku memberiku pekerjaan yang kuinginkan, menolong tim jagoanku menang kejuaraan, dan memastikan anakku yang remaja menjadi ketua kelas. Dan kalau ada di antara hal-hal tersebut yang tidak berjalan seperti yang kuinginkan, berarti Tuhan sudah mengecewakan saya. Karena ingatlah: semuanya adalah tentang diri saya. Begitu kan?
Kita sepertinya lupa bahwa kita bukanlah konsumen rohani. Karena Yesus telah memberikan hidupNya untuk kita, maka kita pun harus memberikan hidup kita untuk mengasihi dan melayani orang lain. Dan gereja bukanlah sekedar tempat ke mana kita pergi. Gereja adalah kita. Maka hari ini jadilah gereja dan tunjukkanlah kasih Juruselamat kita.
DOA KEKUATAN
Tuhan, aku berdoa supaya Engkau memakai gerejaMu untuk menarik dan melayani orang-orang yang belum mengenalMu. Hindarkanlah kami menjadi konsumen yang hanya berfokus pada diri sendiri. Berikanlah kami hatiMu untuk mereka yang terhilang.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

