Menjaga Perkataan

Senin, 24 Oktober 2022

Bacaan : Amsal 15 : 1-7

Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati. (Amsal 15:4)

Bertahun-tahun yang lalu, puteri kami, Catie, berlari memasuki kamar tidur kami untuk mengadukan adik perempuannya, “Papa, Mama! Anna mengucapkan kata yang sangat, sangat jelek!”

Karena sudah terbiasa dengan drama anak-anak kami, saya dan Amy dengan tenang menanyakan, apa kata yang sangat, sangat jelek itu.

“Itu jelek sekali. Aku tidak bisa mengucapkannya,” ia menjelaskan dengan tenang. Amy mendekat lalu bertanya, “Catie, bisakah kamu beri tahu kata itu dimulai dengan huruf apa?” Si pengadu kecil ini mencondongkan tubuhnya dan berbisik, “Anna mengucapkan yang diawali huruf s.”

Karena pada saat itu Anna masih berusia 6 tahun, ini tentu saja menarik perhatian kami. Dengan berusaha tidak menunjukkan kepanikan, kami bertanya-tanya di mana Anna mendengar bahasa yang buruk itu. Lalu Amy berkata kepada Catie, “Mama janji kamu tidak akan dapat masalah, tapi kamu bisa beri tahu Mama apa yang tepatnya diucapkan adikmu.”

Awalnya Catie menolak. Setelah dibujuk-bujuk, ia berbisik dengan sangat pelan. “Mama tahu—dia bilang ‘diamlah’.” (shut up)

Sampai hari ini, kami tidak bisa mengatakan apakah kami sudah menjadi orang tua yang cukup baik ataukah terlalu ketat. Yang jelas, kami selalu tertawa setiap kali menceritakan kejadian itu. Dan itu juga selalu mengingatkan saya pentingnya menjaga ucapan kita, berapapun usia kita.

Kata-kata kita mempunyai dampak yang luar biasa, dan seperti yang dikatakan Alkitab, ia bisa membangun atau meruntuhkan. Kita bisa memberkati orang lain dengan kata-kata kita, atau kita bisa menyakiti hati mereka dan menghancurkan mereka. Ketika kita berfokus untuk menjadi semakin serupa seperti Kristus, kata-kata kita akan membawa Kabar Baik bagi orang-orang di sekitar kita.

DOA KEKUATAN

Tuhan Yesus, berikanlah aku kekuatan untuk menjaga lidahku ketika aku tergoda untuk mengatakan hal-hal yang akan menyakiti orang lain. Biarlah aku mengikuti teladanMu, aku mau memberkati orang lain dengan perkataanku.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top