Membutuhkan Orang Lain

Minggu, 27 Februari 2022

Bacaan : Galatia 6 : 1-10

Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia. (Amsal 14:31)

Tergantung dari keadaan kita saat ini, kita biasanya tidak menganggap diri kita lemah atau miskin—seperti orang-orang yang berada dalam situasi yang sangat berat tanpa ada tempat untuk berlari. Seperti orang-orang tunawisma atau yang sedang berada dalam krisis, orang-orang yang terjebak dalam rumah tangga yang tak berfungsi atau dalam kecanduan, orang-orang yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Tetapi inilah kebenarannya: kita semua adalah orang lemah dan membutuhkan. Tak peduli seberapa keras Anda bekerja untuk menyamarkan kebutuhan serta tampil mandiri, kita membutuhkan dukungan, dorongan, dan bantuan dari orang lain. Sebagai seorang pria, saya terutama tidak ingin tampil seperti orang yang membutuhkan pertolongan siapapun. Sebaliknya saya ingin terlihat seperti Jason Bourne atau James Bond—pria-pria tangguh yang dapat mengatasi apapun, dan siapapun, sendirian. Orang yang tidak akan pernah membutuhkan pertolongan dari siapapun.

Bagaimanapun, pria seperti itu hanya ada di dalam film.

Allah merancang kita bukan untuk menjadi boneka robot tetapi untuk menjadi pria dan wanita dengan karakter yang kuat dan hati yang lembut. Dia menjadikan kita menjadi makhluk relasional dan sosial, untuk saling membutuhkan supaya kita bisa saling menolong. Entah itu dalam hal uang untuk belanjaan atau dorongan untuk meminta promosi, rasa saling ketergantungan kita mencerminkan cara Tuhan menciptakan kita. Ia tidak mengharapkan kita untuk memiliki segala sesuatu sekaligus dan mengurus diri kita sendiri. DIa menciptakan kita untuk berada dalam suatu hubungan sebagai bagian dari komunitas yang lebih besar.

Terkadang Anda perlu menurunkan pertahanan dan membiarkan orang lain melihat betapa Anda benar-benar membutuhkan mereka.

DOA KEKUATAN

Tuhan, aku tahu bahwa aku selalu membutuhkanMu, bahkan ketika situasi sepertinya baik-baik saja. Tolonglah aku untuk dapat melayani orang lain tetapi juga untuk menerima apa yang kuperlukan karena Engkau menyediakannya melalui mereka.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top