Kamis, 21 Oktober 2021
Bacaan : Pengkhotbah 3 : 1-11
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, … (Pengkhotbah 3:11)
Saya mempunyai sebuah teori tentang penuaan.
Saya menyebutnya Fenomena Gravitasi yang Meningkat. Teori ini menyatakan bahwa tarikan magnetik bumi terus meningkat setiap tahun. Yup—inti magnet bumi menarik segala sesuatu kepadanya semakin besar tahun demi tahun.
Seperti salah satu alat dokter gigi berupa tabung vakum, yang kalau Anda mengatupkan bibir Anda sekelilingnya, itu akan membuat bola mata Anda mencelat dari rongganya dan akan menyedot lidah Anda kalau ia tidak tertahan di sana oleh anak tekak Anda.
Saya adalah orang yang mempercayai Fenomena Gravitasi yang Meningkat ini. Buktinya terlihat di bagian belakang lengan saya dan dagu saya yang menggantung.
Bicara tentang kulit yang mulai kendor, kalau Anda bertanya kepada saya, alasan kebanyakan kita orang dewasa yang matang, mulai membungkuk (kifosis) adalah karena secara bawah sadar kita berusaha menyembunyikan sebagian besar dagu kita dengan melengkungkan bahu kita dan menjulurkan kepala kita ke depan. (Jangan bilang Anda tidak pernah melakukan ini ketika difoto!)
Saya menyebutnya gerakan leher-pengecut. Penyamaran rahang juga.
Kemudian ada lagi Fenomena Clark Gable yang muncul di bibir bagian atas ketika hormon mulai berkurang. Setidaknya kita tidak perlu kuatir lagi akan garis jaring laba-laba sekeliling bibir kita—kumis sudah menutupinya.
Tapi benar, serius, penuaan itu adalah sesuatu yang baik. Dan ingatlah—daging yang terbaik dimarinasi untuk waktu yang lama. Pernah membandingkan dengan daging yang gosong?
Kabar baiknya adalah usia paruh baya itu ada keuntungannya. Anda mendapat banyak teman baru … orang-orang yang Anda temui pertama kali yang sebenarnya sudah pernah Anda temui puluhan kali sebelumnya.
Ya Sang Pencipta usia,
Aku bersyukur aku berada di sini. Tolonglah aku untuk berfokus pada apa yang ada dan bukannya meratapi apa yang telah hilang.
From ” Too Blessed To Be Stressed . . . Inspiration for Every Day” by Debora M. Coty

