Kasih Bapa

Sabtu, 17 September 2022

Bacaan : Ratapan 3 : 25-41

Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. …  (Yakobus 4:8)

Saya ingin membuat sebuah pengakuan, satu hal yang akan mengejutkan para wanita di gereja kami: saya tidak terlalu senang dengan bayi. Saya tidak bangga akan hal ini. Saya harap kenyataannya berbeda, tetapi saya lebih suka melihat mereka dari jauh saja. Jika saya harus menengok bayi seseorang, saya telah melatih diri saya untuk tersenyum dan berkata, “Wah, lucunya!” Tapi itu saja. Saya tidak mau memegang bayi, menggendongnya, atau mengajak bicara bahasa-bayi. Bagi saya mereka tidak selucu dan semenarik itu—dan penilaian itu termasuk juga untuk anak-anak saya sendiri!

Tetapi begitu bayi-bayi saya bisa duduk, menggelindingkan bola ke arah saya, atau berkata, “Pa-pa!” saya sangat bahagia, karena saya menyukai anak-anak kecil (balita). Mereka belajar terlalu banyak dan terlalu cepat, bergerak seperti robot ketika mereka berjalan dan menabrak sesuatu, serta menirukan setiap suara yang mereka dengar. Jadi di sekeliling anak-anak balita, saya adalah penggemar terbesar mereka.

Menyadari betapa mudahnya saya tersentuh ketika melihat anak-anak saya mengangkat tangan mereka ke arah saya untuk minta digendong, saya dapat membayangkan kasih Bapa Surgawi kita. Tidak ada seorang pun ayah di dunia ini yang akan menolak uluran tangan anak-anaknya, terlebih lagi Abba Bapa mengasihi kita ketika kita mengangkat tangan kepadaNya. Ketika tangan kita terangkat kepada Allah, saya percaya hatiNya tergerak kepada kita. Ia senang ketika kita mengangkat tangan kita untuk menyembah Dia.

Allah senang mendekap kita dengan erat ketika kita mendekat kepadaNya.

DOA KEKUATAN

Aku sangat bersyukur bisa memanggilMu Bapa selain memanggil Engkau sebagai Allahku. Hari ini aku mengangkat tanganku untuk memujiMu!

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top