Kamis, 10 November 2022
Bacaan : Mazmur 27
Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN! (Mazmur 27:14)
Istri saya bukanlah satu-satunya orang yang saya ingin buat terkesan di gym. Selama bertahun-tahun, saya telah berolahraga bersama teman saya yang saya panggil Paco. (Sudah jadi aturan kalau teman baik itu pasti punya nama panggilan atau dia bukanlah teman baik Anda).
Di akhir waktu olahraga kami, kadang-kadang kami melakukan “burn out”, satu set angkat beban yang kita lakukan sampai kita mencapai titik kelelahan. Jadi suatu hari kami memutuskan untuk menutup sesi dengan melakukan bench-press beban ringan (yang sebenarnya memalukan). Saya melakukan lebih dulu dan mulai dengan mudah. Satu . . . dua . . . tiga . . . empat . . . enambelas . . . tujuhbelas . . . masih cukup mudah, tanpa keringat.
Setelah sekitar dua puluh lima angkatan, saya mentok. Tiba-tiba saya merasa seperti sedang mencoba mengangkat beban 200 kg dan bukannya 20 kg. Paco, melakukan tugasnya, menyemangati saya, “Ayo, Groesch! Jangan menyerah! Sepuluh lagi! Kamu bisa! Cuma kamu, bro!”
Lalu ia mulai menghitung 10 angkatan yang terakhir, dan mendampingi saya dengan baik. “Satu . . . sip! Dua . . . Jangan menyerah. Tiga . . . teruskan.” Dan di situlah saya menyerah dan melepaskan gagang besi itu. Dan herannya besi itu masih tetap bergerak. Paco terus mengangkat gagang itu naik dan turun untuk saya, tanpa memperhatikan bahwa saya sudah berhenti mengangkatnya. Rekan saya yang telah mengerjakan semua itu! Ketika saya berada di penghujung kekuatan saya, ia mengambil alih.
Allah tentu saja jauh lebih baik daripada rekan berolahraga saya. Ketika saya lemah dan hampir menyerah, Ia membuat kita bertahan. KekuatanNya sempurna dalam kelemahan kita.
DOA KEKUATAN
Tuhan, terkadang aku merasa tidak sanggup terus melangkah dan tidak tahu bagaimana harus menjalani hari-hariku. Terima kasih karena Engkau telah mendampingiku dan menolongku di saat-saat itu serta memenuhiku dengan kekuatanMu.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

