Sabtu, 21 Mei 2022
Bacaan : Yohanes 15 : 1-8
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. (Yohanes 15:7)
Tidak ada cerminan yang lebih baik atas teologi seseorang selain dari isi doa mereka. Apa yang Anda doakan mencerminkan apa yang Anda percayai tentang Allah—siapa Dia, bagaimana karakterNya, bagaimana sikapNya terhadap kita, anak-anakNya. Andaikata kata-kata yang kita pakai dalam doa kita adalah pecahan kaca cermin, setiap bagiannya mencerminkan kepercayaan kita kepada siapa kita berdoa.
Sebagai contoh, kalau Anda selalu mendoakan doa yang sangat kecil, maka kemungkinan Anda tidak benar-benar percaya kepada Allah yang sanggup menjawab doa yang besar. Kalau hampir sebagian besar doa-doa Anda adalah untuk diri Anda sendiri dan untuk kenyamanan serta kesenangan Anda, maka ini mencerminkan kepercayaan Anda bahwa Tuhan ada hanya untuk melayani Anda. Atau mungkin Anda memperhatikan cara seseorang menghadapi situasi yang berat dan berkata, “Yah, kami sudah mencoba semua solusi yang memungkinkan—yang bisa kami lakukan sekarang hanya berdoa.” Kalau bagi Anda doa adalah jalan terakhir, ini juga mencerminkan apa yang Anda percayai tentang Allah.
Hari ini berdoalah dengan berani dan bersandarlah kepada Allah sebagai pilihan pertama Anda—bukan pilihan terakhir kalau sudah tidak bisa apa-apa. Percayailah Dia untuk mendoakan kehendakNya dan bukan hanya apa yang Anda pikir Anda butuhkan saat ini. Menjadi berani berarti mengijinkan Dia memimpin Anda—bahkan saat Anda tidak mengerti ke mana Dia akan membawa Anda.
DOA KEKUATAN
Tuhan, tidak mudah bagiku untuk berserah dan percaya penuh kepadaMu. Tetapi itulah yang mau aku lakukan hari ini. Aku tidak akan mengikuti jalanku sendiri dan aku mau bersandar kepadaMu untuk memimpin langkahku serta menunjukkan jalanMu kepadaku.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

