Orang-Orang Biasa

Selasa, 17 Mei 2022

Bacaan : 1 Korintus 1 : 26-31

Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus. (Kisah Rasul 4:13)

Anda tidak harus menjadi seorang ahli atau sarjana, mempunyai gelar pendidikan teologi atau berpengalaman sebagai seorang misionaris untuk dapat melayani Kristus dengan kuasa yang luar biasa. Allah memberikan keberanian yang luar biasa kepada orang-orang biasa. Saya adalah bukti hidup dari hal itu—demikian juga murid-murid Yesus!

Tidak percaya? Perhatikanlah ini: kata Yunani yang diterjemahkan sebagai “orang biasa” dalam ayat hari ini adalah kata idiotas. Kata ini bisa berarti “tidak terpelajar” atau “tidak berpendidikan” atau “biasa”, tetapi kebanyakan terjemahan literal dari kata idiotas adalah, tebak saja, kata idiot (bodoh)! Tidakkah Anda suka mendengarnya?

Terkadang saya pikir penerjemah Alkitab itu terlalu sopan. Ya, terjemahan literal yang paling mendekati kalimat ini adalah, “Orang-orang ini sangat luar biasa dan sungguh tidak terduga keberanian dari orang-orang bodoh ini.” Tidak ada ucapan yang bermaksud kasar di sini, ini hanyalah fakta, orang-orang ini tidak punya pelatihan khusus atau pendidikan agama yang membuat mereka memenuhi syarat untuk menyembuhkan seorang lumpuh.

Kenyataanya adalah: kalau Anda adalah yang terbaik di antara yang terbaik, yang paling terang di antara yang paling terang, Allah akan tetap memakai Anda untuk kerajaanNya. Namun Dia memang ahlinya memakai orang-orang bodoh—orang-orang normal dan sehari-hari seperti Anda dan saya! Allah senang, benar-benar senang, memakai orang-orang biasa untuk melangkah dengan penuh keberanian sehingga orang lain akan melihat kuasaNya bersinar melalui mereka.

DOA KEKUATAN

Ya Tuhan, aku bersyukur karena aku tidak harus menjadi bintang atau orang Kristen yang sempurna supaya Engkau dapat memakaiku. Betapapun aku ingin melayani orang lain dengan keberanian, aku masih saja gugup dan sering kehilangan kesempatan yang ada di depanku. Hari ini biarlah aku menjadi orang biasa yang menjadi saluran kasih dan kuasaMu.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top