Kenal atau Hanya Sekedar Tahu?

Rabu, 2 Maret 2022

Bacaan : 1 Yohanes 2 : 1-6

Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. (1 Yohanes 2:3)

Ketika saya masih remaja, saya menyebut keluarga saya sebagai “Kristen tradisi”. Kami pergi ke gereja pada hari Natal dan Paskah. Kami menolong tetangga yang membutuhkan. Kami memberikan sumbangan sembako kepada para supir. Kami berdoa sebelum makan dan di hari Ucapan Syukur (Thanksgiving). Tetapi hanya sampai di situ tarafnya.

Meskipun saya percaya Tuhan, saya hanya tahu tentang Dia—dan sangat sedikit pengetahuannya. Saya tidak mengenal Dia. Dan karena saya tidak mengenalNya sebagaimana sahabat atau pasangan saling mengenal satu sama lain, saya hidup menurut aturan saya sendiri.

Setelah saya menyerahkan hidup saya kepada Kristus, saya memulai hubungan dengan Allah yang terus berlangsung sampai hari ini. Sebagai bagian dari hubungan ini, saya menyerahkan diri pada aturanNya, termasuk perintahNya untuk mengasihi sesama seperti diri sendiri.

Allah peduli tentang bagaimana Anda hidup. Dan hubungan Anda denganNya akan mengalir secara alami dalam sikap dan tindakan Anda sehari-hari. Jika Anda bergumul dalam iman Anda, tanyakanlah kepada diri Anda sendiri apakah Anda perlu kembali kepada sumber Anda. Apakah Anda berusaha menaatiNya karena Anda mengenal Dia dan mengasihiNya? Atau karena Anda merasa itu sebagai suatu keharusan?

DOA KEKUATAN

Ya Tuhan, aku ingin mengenalMu dan lebih bertumbuh dalam kasih kepadaMu. Biarlah aku mengenal hatiMu ya Tuhan, ketika aku memberikan hatiku kepadaMu lebih dan lebih lagi.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top