Jumat, 12 Februari 2021
Bacaan : 2 Tawarikh 1 : 7-13
Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, —yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit—,maka hal itu akan diberikan kepadanya. (Yakobus 1:5)
Jadi ini: Alkitab memberi tahu kita, dengan gamblang, bahwa jika kita membutuhkan hikmat dan kita meminta kepada Allah, Ia akan memberikannya dengan murah hati. Dengan murah hati.
Allah begitu murah hati pada kita. Ia memberikan karunia-karunia yang baik untuk anak-anakNya. Dan hikmat adalah sebuah karunia yang luar biasa—inilah yang diminta oleh Salomo, padahal Allah berkata Salomo boleh meminta apapun (2 Taw 1:7)!
Jadi dengarkan. Di sinilah keberanian Anda datang. Anda sudah diberi hikmat oleh Tuhan, dengan bebas. (Kalau anda belum memilikinya, mintalah!) Orang-orang yang berani memberikan hikmatnya dengan bebas juga kepada orang lain. (Hikmat, bukan pendapat)
Banyak orang yang menyerah dan berpikir, Hikmat apa yang bisa aku berikan? Aku baru dua puluh tahun! Atau Aku baru jadi Kristen selama satu tahun. Tentu ada orang lain yang lebih baik untuk membagikan hikmatnya.
Dengar, kawan. Anda selalu lebih tahu dari seseorang.
Selalu.
Pasti ada seseorang.
Mungkin Anda baru tiga hari menjadi Kristen, tetapi ada orang yang baru besok memutuskan untuk mengikut Yesus. Serius. Jadi Anda pasti selalu punya sesuatu untuk diberikan. Apakah Anda cukup berani untuk mempercayainya? Cukup berani untuk membagikan hikmat Anda?
Orang-orang yang berani memberikan hikmatnya dengan bebas kepada orang lain. (Hikmat, bukan pendapat)
Saya berharap Anda mengingat hal ini: jalan keberanian itu diterangi oleh hikmat Allah. FirmanNya dalam Alkitab dan melalui Roh Kudus di dalam Anda dan orang lain adalah cara bagaimana Anda melihat jalan itu. Anda memasukinya. Anda memintanya. Anda menggalinya.
Ia akan memberikan Anda hikmat, dan Anda dapat memberikannya untuk orang lain. Anda, kawan, memenuhi syarat untuk membagikan hikmat karena Anda mempunyai Allah.
Anda bisa menjadi berani untuk mempercayainya. Saya tahu Anda bisa. Dan Anda bisa menjadi berani untuk membagikannya. Mungkin dengan seorang yang lebih muda dari Anda. Kepada kakak atau adik. Kepada sepupu yang minta nasihat. Atau mungkin seorang yang lebih tua dari Anda tetapi masih baru dalam iman. Mintalah Allah untuk memberi Anda kesempatan membagikan hikmat Anda kepada orang lain hari ini.
JADILAH BERANI: Mintalah Allah untuk memberikan hikmat dalam hidup Anda. (Inilah yang saya doakan setiap hari). Dan ambillah waktu hari ini untuk berterima kasih kepada seseorang yang telah memberikan nasihat yang bijak dalam hidup Anda.
From “100 Days to Brave” by Annie F. Downs

