Sabtu, 30 September 2023
Bacaan : Markus 6 : 30-34
Banyak sekali orang yang datang dan pergi, sehingga untuk makan pun Yesus dan pengikut-pengikut-Nya tidak sempat. Sebab itu Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Marilah kita pergi ke tempat yang sunyi, di mana kita bisa sendirian dan kalian dapat beristirahat sebentar.” (Markus 6:31—BIMK)
Doa tak terkabulkan, yang terasa mendesak dan dan tak ternilai, bisa terasa seperti pisau yang menikam hati. Musuh kemudian menyerang masuk dengan perasaan pengkhianatan, membisikkan hal-hal buruk tentang Allah dalam kerentanan Anda. Itu tidaklah pernah benar. Tetapi ada baiknya mengingatkan diri Anda akan hal itu.
Namun seperti halnya bentuk aktivitas seumur hidup lainnya, Anda memerlukan masa istirahat. Bahkan Tuhan pun beristirahat, di hari yang ketujuh. Seringkali menolong hati Anda—dan doa-doa Anda—untuk sesekali memberikan waktu istirahat bagi doa yang panjang. Setelah istirahat itu Anda akan menemukan diri Anda dalam kondisi lebih baik untuk melakukannya lagi, dan Anda dapat menerima tuntunan baru yang memampukan Anda untuk menyesuaikan doa-doa Anda ke arah yang lebih efektif.
Oleh sebab itu, saya juga perlu mengatakan bahwa mungkin perlu ada waktu untuk melepaskan.
Saya tidak bermaksud agar Anda melepaskan iman Anda pada kebaikan Tuhan. Saya tidak bermaksud supaya Anda melepaskan doa begitu saja. Namun ada waktu untuk melepaskan persaingan, melepaskannya ketika Anda melakukan apa yang Anda bisa dan masih banyak lagi. Saat Anda berada dekat dengan Yesus, Ia akan membuat Anda tahu kapan waktunya tiba, dan kesembuhan serta keindahan itu akan tiba dengan cara yang tidak pernah Anda duga.
~***~
Adakah sesuatu dalam hidup Anda yang telah bersaing selama sekian lama? Apakah mungkin Anda perlu beristirahat sejenak dari semua itu?
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

