Yesus adalah Diri-Nya Sendiri

Jumat, 15 September 2023

Bacaan : Yakobus 1 : 16-18

Setiap pemberian yang baik dan hadiah yang sempurna datangnya dari surga, diturunkan oleh Allah, Pencipta segala terang di langit. Ialah Allah yang tidak berubah, dan tidak pula menyebabkan kegelapan apa pun. (Yakobus 1:17BIMK)

Yesus adalah diriNya sendiri. Menyenangkan, cerdik, murah hati, tegas—tidak ada satu momen pun yang dibuat-buat. Yesus tidak pernah main-main di hadapan pendengarNya, tidak pernah menyerah kepada pihak yang menentangNya, tidak pernah mengambil penghargaan dari sekitarnya. Dia hanya menjadi diriNya sendiri.

Saya rasa ini akan menolong Anda mengatasi salah satu pengalaman yang membingungkan yang Anda alami ketika membaca kitab Injil.

Keberagaman tindakan Yesus, waktu, cara, kata-kata, serta keberanianNya yang kita sebut suasana hati; perubahan sikapnya yang tiba-tiba, lalu keheninganNya—sulit untuk diikuti. Memang sangat berwarna, namun juga memusingkan, hidup dan berubah bagaikan cahaya utara. Mempesona, tetapi hampir mendekati titik yang membuat Anda bingung. Segera setelah Anda menangkap satu dimensi dari Yesus—kemurahanNya, belas kasihNya, kejujuranNya—tampaknya Ia akan mengalihkan perhatian Anda dari dimensi tersebut, atau dari Anda sendiri.

Mungkin kisah-kisah Injil seperti memusingkan hanya karena Anda tidak pernah melihat ada orang yang bertindak seperti Yesus sebelumnya. Mungkin apa yang Anda saksikan sebenarnya hanyalah satu kualitas saja, tidak banyak. Mungkin Yesus hanya menjadi benar. Mengetahui hal ini akan menolong Anda dapat lebih mengasihiNya lebih dari apapun.

~***~

Mengasihi Yesus adalah segalanya, Sahabat. Ambillah waktu saat ini untuk mengatakan padaNya betapa Anda mengasihiNya.

From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top