Manusia Sepenuhnya

Selasa, 5 September 2023

Bacaan : Markus 14 :32-42

Dan Ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes serta-Nya. Ia sangat takut dan gentar, lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah.” (Markus 14:33-34)

Injil penuh dengan gambaran indah dan mengagumkan tentang kemanusiaan Yesus. Tetapi ketika Anda membaca apa yang Anda sebut dengan momen yang lebih manusiawi, rasanya seperti Yesus agak … curang. Bagaimanapun, ini Yesus yang kita bicarakan. Dia yang berjalan di atas air, yang membangkitkan Lazarus dari kematian. Ia tidak perlu bersusah payah untuk apapun, bukan?

Sahabatku, saya tidak dapat mengatakan hal ini dengan lebih tegas lagi—kehidupan benar-benar mempengaruhi Yesus. 

Yesus tidak pernah melakukan apapun dengan setengah hati. Ketika Ia menerima kemanusiaan kita, Ia tidak pernah curang dengan memamerkannya. Ia merangkul itu sepenuhnya dan secara total sehingga Ia menerima kematian. Allah tidak bisa mati. Tetapi Yesus mati.

Akan bermanfaat bagi hati Anda untuk menemukan bahwa Yesus berbagi hal yang sama dengan kemanusiaan Anda. Ia, sesuai dengan keyakinan yang ditegaskan, adalah manusia sepenuhnya. Saya yakin lelucon akan membuatnya tertawa. Orang-orang Farisi jelas membuat Dia marah. Ia merasakan sukacita, kelemahan, penderitaan. Semakin Anda dapat memahami kemanusiaanNya, semakin Anda akan menemukan seseorang yang dapat Anda dekati, kenali, kasihi, percayai dan kagumi.

~***~

Pertanyaan-pertanyaan tentang Yesus ini benar-benar penting bagi hubungan Anda denganNya. Jadi—apakah Anda mempercayai kemanusiaan Yesus? Bahwa Ia benar-benar lelah, haus, lapar; bahwa Ia benar-benar merasakan emosi seperti halnya Anda?

From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top