Semua Upaya untuk Satu Orang

Jumat, 18 Agustus 2023

Bacaan : Markus 5 : 1-20

Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: “Diam! Tenanglah!” Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali. Lalu Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” (Markus 4:39-40)

Mungkin Anda sudah akrab dengan kisah Yesus meredakan angin ribut ini. Lalu tiba-tiba di Markus 5 Yesus telah menghadapi Legion. Dalam ketiga kitab Injil, kedua kisah ini berkaitan—menceritakan tentang badai yang menakutkan, dan kemudian iblis yang menakutkan. Dalam ketiga peristiwa tersebut, Yesus—yang tidur di buritan kapal yang akan tenggelam—bangkit dan menghadapi badai itu seperti seorang pelatih tentara: “Diam! Tenanglah!”

Nah, mengapa Ia perlu menghardik badai itu? Kata yang dipakai—epitimao—adalah kata yang sama yang dipakai ketika Yesus memerintahkan roh-roh jahat keluar dari tubuh orang-orang. Sungguh menarik—badai itu perlu dihardik.

Kejadian berikutnya dalam ketiga kitab Injil tersebut ialah Kristus melangkah ke pantai untuk menghadapi Legion. Ia membebaskan orang yang kerasukan itu, penduduk setempat menentang Yesus, dan Dia kembali ke kapal dan bertolak ke seberang. Apakah Dia melakukan segala upaya tersebut untuk menyelamatkan satu orang? Akhirnya begitu. Dan Yesus memang pernah mengatakan tentang meninggalkan yang ke-99 untuk mencari yang satu. Sungguh kepemimpinan yang menakjubkan sekaligus menggentarkan. Itulah sebabnya, Yesus ditakuti. Segala sesuatu gemetar di hadapanNya. Dan kawan, Dia melakukannya untuk Anda.

~***~

Tuhan Yesus—aku mau mempercayai kebenaran ini. Aku mau mengetahui dalam hatiku bahwa Engkau berperang bagiku saat ini. Nyatakanlah ini kepadaku, Tuhan.

From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top