Senin, 17 Juli 2023
Bacaan : 1 Korintus 4 : 1-7
Walaupun begitu, banyak orang, bahkan di antara penguasa Yahudi percaya kepada Yesus. Tetapi mereka tidak berani mengakui itu dengan terus terang, sebab mereka takut jangan-jangan orang Farisi tidak memperbolehkan mereka masuk rumah ibadat. Mereka lebih suka mendapat pujian manusia daripada penghargaan Allah. (Yohanes 12:42-43—BIMK)
Motivasi itu penting—apakah Anda juga sering memikirkan motivasi Anda? Mengapakah Nikodemus datang mengunjungi Yesus pada malam hari? Ia takut akan apa yang akan dilakukan oleh rekan-rekannya kalau mereka mengetahuinya. Sahabatku, ketakutan seperti ini sangatlah kuat. Takut kepada manusia. Tekanan dari teman. Apa yang akan dipikirkan orang? Ini bisa jadi sangat mematikan. Dan saya yakin bahwa sampai kita memiliki penghargaan yang sehat atas seberapa dalam hal ini sebenarnya terjadi dalam diri kita, kita mempermainkan diri sendiri tentang motivasi kita.
Saya membuat daftar singkat hal-hal di mana “Saya tidak ingin tertangkap basah sedang melakukannya.” Di dalamnya meliputi: melakukan pedikur, jurnal pribadi saya dibacakan di atas podium dalam Konvensi Penyiaran Religius Nasional; menari di talk show Oprah dengan mengenakan rok balet. Rasa takut ini jauh di luar nalar, dan sangat mendalam. Anda punya daftar ketakutan Anda sendiri, dan saya punya daftar saya. Rasa takut ini mengalir dalam peradaban manusia. Ini sudah ada sejak dulu, Kejadian 3:10 mengatakan—“Aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi.” Takut akan eksposur. Ini jauh lebih kuat dari yang ingin Anda akui—asal mula dari penutup daun ara sampai tren mode masa kini. Inilah yang memberi kekuatan kepada budaya. Anda ingin dipuji. Anda takut akan eksposure. Kita semua begitu.
~***~
Apakah Anda sadar akan keinginan Anda untuk mendapatkan pujian? Ketakutan Anda akan eksposur? Apakah Anda menyadari bagaimana hal itu memotivasi Anda sepanjang minggu?
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

