Minggu, 2 Juli 2023
Bacaan : Amsal 1 : 20-33
Hikmat berseru nyaring di jalan-jalan, di lapangan-lapangan ia memperdengarkan suaranya, (Amsal 1:20)
Saya mempunyai seorang teman yang menjadi misionaris. Sebuah impian yang indah, tetapi ia terburu-buru terjun ke lapangan tanpa persiapan dalam banyak hal. Yang saya maksudkan bukan masalah keuangan atau keterampilan bahasa; yang saya maksudkan adalah kesiapan hati. Jauh di dalam jiwanya ada masalah-masalah yang belum terselesaikan yang memberikan tempat berpijak kepada iblis untuk menjatuhkan dia. Dia tidak terlatih dalam peperangan rohani, tidak siap untuk menghadapi apa yang akan ada di hadapannya. Ia pergi, dihajar, dan pulang, babak belur.
Bencana ini sebenarnya dapat dihindari. Hikmat dapat berseru: “Jangan gegabah” (Lukas 14:31); hiduplah seolah-olah nyawamu taruhannya, dan musuh sedang menunggu untuk memangsamu (Matius 10:16). Allah telah memberikan Anda segala macam nasihat dan petunjuk dalam firmanNya yang tertulis; puji Tuhan kita mempunyai petunjuk tertulis hitam di atas putih. Anda akan semakin akrab dengannya, jika Anda mempelajarinya dengan intens. Semakin banyak hikmat yang masuk dalam hati Anda, semakin Anda mampu mempercayai hati Anda dalam situasi yang sulit. Perhatikanlah bahwa hikmat tidak menjejali kepala Anda dengan prinsip-prinsip. Ia membangun hati yang bijaksana.
Jangan mencari hikmat karena itu merupakan ide yang bagus, carilah hikmat karena hidup Anda tergantung padanya.
~***~
Tuhan Yesus, bukalah telingaku hari ini untuk semua hikmat dan pewahyuan dariMu untuk membangkitkan jiwaku. Aku mau mendengar suaraMu, aku mau Engkau mengajariku kebenaranMu.
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

