Bahagia Selamanya

Jumat, 14 April 2023

Bacaan : Wahyu 21 : 1-7

… “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka. Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, …” (Wahyu 21:3-4)

Setiap kisah pasti ada akhirnya. Termasuk kisah Anda. Apakah Anda pernah menghadapi hal ini? Bahkan kalau Anda bisa mencicipi sedikit dari Taman Eden di kehidupan ini, Anda tidak dapat mempertahankannya. Anda tahu itu. Kesehatan Anda tidak akan bertahan selamanya. Satu demi satu teman dan orang-orang yang Anda kasihi akan terlepas dari tangan Anda.

Lalu apa? Kalau akhirnya seperti itu, maka Kisah ini adalah tragedi.

Musuh kita adalah pencuri, dan dari semua yang ia curi dari hati Anda, tindakan terburuknya adalah mencuri semua janji dan keajaiban dari bahagia selamanya milik Anda. Hanya sedikit di antara kita yang hidup dengan pengharapan. Bagi mereka yang tidak punya iman, musuh telah berbisik, “Kisahmu berakhir dan kemudian … kosong. Hanya ini yang kau dapatkan.”

Tidak heran banyak orang terlalu banyak makan dan minum, terlalu banyak menonton TV. Jika mereka mengijinkan diri mereka untuk merasakan kerinduan mereka yang terdalam akan hidup dan cinta dan kebahagiaan, tetapi tidak mempunyai harapan bahwa hidup itu akan terjadi … itu terlalu berat untuk ditanggung.

Allah telah menaruh kekekalan dalam hati Anda. Alkitab telah bersaksi bahwa, kenyataannya, yang terbaik dari kisah-kisah itu sangat dekat dengan apa yang akan terjadi adalah kisah Anda. Kisah itu penuh pengharapan, dan sangat mengagumkan.

~***~

Untuk membangkitkan harapan ini, coba pikirkanlah film atau cerita yang Anda sukai. Pikirkanlah beberapa akhir dari cerita tersebut. Harapan apakah yang terbangun di sana untuk kisah Anda sendiri?

From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top