(22) Menabur Perbuatan Baik

Jumat, 4 September 2020

Bacaan :  Galatia 6 : 1-10

Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. (Galatia 6:9)

Selama beberapa menit, bacalah dengan keras dan renungkan ayat berikut :

“Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat. Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa! Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan! Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk! Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis! Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai! Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hakKu. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya.” (Roma 12:9-20)

Sekarang bacalah kembali ayat-ayat ini dan tandai segala sesuatu yang Anda rasa bisa Anda tabur dalam hidup orang lain hari ini.

Sebagai pengingat, 40 hari ini adalah masa perjanjian antara Anda dan Tuhan. Ini adalah jangka waktu yang dikhususkan untuk berdoa. Saya mendorong Anda di tahap ini untuk melawan kelelahan dan berusaha mempertahankan kinerja Anda yang sudah baik. Sisihkan sebagian waktu perjanjian ini untuk melakukan hal-hal baik dan melayani orang lain. Mohonlah kepada Tuhan agar membuka pintu-pintu kesempatan untuk menanam benih kasihNya dalam hidup seseorang hari ini.

Alkitab menjanjikan bahwa Anda akan menuai jika Anda terus melakukan perbuatan baik. Godaan untuk menghentikan masa doa 40 hari ini mungkin besar karena kekhawatiran hidup akan berusaha menghentikan aktivitas saat teduh ini, tetapi jangan patah semangat. Putuskan hari ini untuk menebar kebaikan ke dalam hidup seseorang. Biarkan perbuatan baik Anda bersinar di depan orang lain, sehingga mereka akan memuji Allah Anda di surga. Salah satu cara terbaik agar Anda tidak memikirkan kebutuhan Anda sendiri adalah terlibat dalam pemenuhan kebutuhan orang lain.

BEKERJALAH SEAKAN-AKAN ANDA MASIH AKAN HIDUP 100 TAHUN LAGI; BERDOALAH SEAKAN-AKAN ANDA AKAN MATI BESOK

Benjamin Franklin

From “Give Me 40 Days” by Freeda Bowers

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top