Segalanya

Sabtu, 21 Januari 2023

Bacaan : Lukas 10 : 25-28

… Mereka harus berharap kepada Allah yang memberikan segala sesuatu kepada kita dengan berlimpah supaya kita menikmatinya. (1 Timotius 6:17—BIMK)

Terkadang penderitaan dalam hidup Anda adalah bagian dari proses penyapihan Tuhan. Kita memberikan hati kita kepada terlalu banyak hal selain Tuhan, karena kita melihat ke terlalu banyak hal dalam hidup ini. Saya tahu saya begitu. Terutama karunia yang Tuhan sendiri berikan kepada kita—telah menjadi lebih penting bagi kita daripada Tuhan sendiri. Seharusnya tidak begitu. Selama kebahagiaan Anda terikat pada sesuatu yang bisa hilang, Anda menjadi rentan.

Kebenaran ini adalah inti dari kondisi manusia dan untuk dapat memahami apa yang sedang Tuhan kerjakan dalam hidup Anda. Kita percaya bahwa alasan utama keberadaan Allah adalah untuk memberikan kita kebahagiaan, memberikan kita kehidupan yang baik, tetapi tidak terpikir oleh kita bahwa Tuhan seharusnya menjadi segalanya bagi kita. Dan sebelum Dia menjadi segalanya bagi kita, kita tidak dapat menjalani kehidupan yang Dia maksudkan bagi kita. Hukum yang pertama dan yang terutama ialah mengasihi Tuhan dengan segenap keberadaan kita.

Sahabatku, ada begitu banyak di dunia ini yang baik dan  indah meskipun telah jatuh. Dan ada begitu banyak kebaikan di hidup ini yang Tuhan berikan kepada Anda. Berilah ruang dalam jiwa Anda untuk Tuhan; itu pasti sudah cukup bagi Anda.

~***~

Adakah sesuatu dalam hidup Anda yang mungkin sedang “disapih” oleh Tuhan? Sesuatu yang Anda perlu berserah sepenuhnya kepada Dia? Apakah Anda sudah menjadikan kebahagiaan tertentu lebih penting daripada Tuhan?

From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top