Kamis, 30 Juni 2022
Bacaan : 1 Timotoius 6 : 6-10
Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar. Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah. (1 Timotius 6:6-8)
Salah seorang teman saya melayani di pelayanan internasional yang menyediakan air bersih, makanan dan obat-obatan untuk orang-orang di daerah tertinggal di seluruh dunia. Tempat-tempat ini kadang-kadang disebut negara “dunia ketiga”, menyiratkan seberapa jauh tertinggal dibandingkan “dunia pertama” kita dalam hal infrastruktur dan layanan masyarakat—hal-hal yang biasanya kita anggap remeh. Seperti misalnya mempunyai atap yang tidak bocor, air yang tidak menyebabkan penyakit, dan banyak makanan tersedia di dalam kulkas kita dibandingkan yang pernah dilihat orang-orang itu dalam setahun.
Ketika teman saya ini kembali ke Amerika setelah melayani di berbagai tempat seperti Haiti, Kenya, dan Kosovo, ia sering mengalami kejutan budaya. Ia berkata kepada saya bahwa ia selalu tercengang melihat banyaknya orang di sini yang menjadi kesal hanya dengan hal-hal kecil: duduk di tempat ramai, menunggu di ruang tunggu dokter, minum kopi latte tanpa takaran susu yang tepat. Inilah yang disebut banyak orang sebagai permasalahan dunia-pertama, masalah-masalah sepele dan tidak penting jika dibandingkan dengan perjuangan hidup-atau-mati yang dihadapi banyak keluarga setiap hari di bagian dunia yang lain.
Kita memasuki dunia ini tanpa memiliki apa-apa, dan kita akan meninggalkannya dengan cara yang sama. Allah mau supaya kita menjadi pengelola yang baik atas segala yang diberikan kepada kita, bukan manajer yang baik untuk unit penyimpanan yang lebih besar. Terlalu sering kita meremehkan hal-hal besar dalam hidup kita dan mengeluhkan tentang ketidaknyamanan kecil. Hari ini perhatikanlah betapa banyaknya berkat yang mungkin Anda anggap sepele—makanan segar, pakaian hangat, air bersih, dan orang-orang yang mengasihi Anda.
DOA KEKUATAN
Ya Tuhan, segala pemberian yang baik datangnya dari Engkau. Engkau sungguh telah memberkatiku melimpah-limpah. Tolonglah aku untuk memperhatikan semua berkat yang aku terima dan tidak meremehkan satu pun di antaranya, mampukan aku untuk mengulurkan tangan kepada orang-orang yang membutuhkan di sekitarku.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

