Membasuh Kaki

Minggu, 6 Februari 2022

Bacaan : Yohanes 13 : 4-16

Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. (Matius 23:11)

Bayangkanlah kalau Anda mengunjungi rumah saya dan saya berkata, “Boleh saya mengambil jaket Anda? Mengambilkan Anda minuman? Memberikan Anda pedikur?” Setelah meminta saya untuk mengulangi apa yang saya katakan untuk memastikan bahwa Anda tidak salah dengar, Anda mungkin bertanya-tanya tentang hal yang terakhir. Dalam budaya kita, menyambut seseorang ke dalam rumah Anda dan menawarkan untuk menggantungkan jaket mereka serta menawarkan minuman adalah hal yang baik dan sopan. Pada jaman Yesus, sudah menjadi kebiasaan untuk menanyakan kepada para tamu apakah mereka ingin kakinya dicuci.

Dan kalau Anda berpikir kaki kita sekarang ini kotor, bayangkan saya seperti apa pada jaman itu. Orang-orang memakai sandal atau bertelanjang kaki dan berjalan hampir ke mana saja—melewati kotoran, lumpur, debu, dan bahkan hal-hal yang lebih menjijikkan. Jadi membasuh kaki seorang tamu merupakan sebuah tindakan kerendahan hati, pelayanan, dan penghormatan—dan merupakan tugas yang biasanya dikerjakan oleh pelayan dan budak.

Bagaimanapun, Yesus melakukan tindakan pengorbanan ini untuk murid-muridNya. Setelah perjamuan terakhir bersama sahabat-sahabat terdekatNya, Yesus membasuh kaki mereka. Dia tahu tentang persaingan perebutan kekuasaan yang terjadi di setiap hati mereka dan ingin menunjukkan kepada mereka, dengan cara yang sangat nyata dan konkrit, bagaimana caranya menjadi yang terbesar: yaitu dengan melayani orang lain. Lakukan pekerjaan yang paling rendah, tidak pernah mendapat ucapan terima kasih, dan paling kotor yang orang lain tidak senang lakukan. Kasihi sesama dengan mengorbankan diri Anda untuk menjawab kebutuhan mereka.

Hari ini jika Anda ingin menunjukkan kasih Allah kepada sesama, temukanlah cara untuk “membasuh kaki mereka.” Perhatikanlah kebutuhan seseorang dan penuhilah itu. Seperti yang Tuhan Yesus lakukan.

DOA KEKUATAN

Tuhan, Engkau telah mendemonstrasikan pelayanan kasih yang luar biasa dengan membasuh kaki murid-muridMu. Mampukanlah aku untuk melayani kebutuhan sesamaku dengan belas kasihan dan kerendahan hati yang demikian.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top